PURWEOKERTO.SUARA.COM- Baru-baru ini Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau kerap dipanggil dengan Kak Seto meminta kepada institusi Kepolisian RI untuk melindungi putra-putri Ferdy Sambo.
Hal ini berkaitan dengan dampak buruk yang diterima oleh putra-putri dari Ferdy Sambo atas labeling (penjulukan) yang diberikan oleh masyarakat.
Kak Seto memohon agar anak dari mantan Irjen di Polri itu dilindungi dari berbagai julukan yang beredar di masyarakat saat di temui seusai acara Chimiland Lemonilo di Jakarta, Kamis (25/8).
“Mohon agar anak (Ferdy Sambo) dilindungi dari labelisasi sebagai anak koruptor, anak pejabat, anak pembunuh, itu mohon dipisahkan, “kata Kak Seto dikutip dari Antara.
Kak Seto menjelaskan, labelisasi yang dilakukan oleh masyarakat kepada anak dari Ferdy Sambo akan berpengaruh kepada tumbuh kembang psikologi dari anak tersebut.
Alasannya, dalam kasus yang melibatkan Ferdy Sambo dan juga istrinya itu, masih berkaitan dengan permasalahan yang ada dalam keluarga inti.
Dari permasalahan keluarga yang mencuat ke ranah publik maka akan menimbulkan rasa sedih, kecewa dan marah dalam diri anak.
Selanjutnya akan timbul perasaan lain seperti hilangnya rasa kepercayaan diri saat memulai hal yang baru akibat terbentuknya stigma negatif di masyarakat setelah kasus ini terjadi.
Kak Seto beranggapan bahwa Polri harus mencegah dampak dari labeling masyarakat. Yang nantinya bisa menimbulkan bullying, mendapatkan makian atau hujatan dan gangguan emosional.
Baca Juga: Arema, PSIS dan Persikabo Bantah Disponsori Situs Judi Online
“Ini amanat undang-undang perlindungan, anak memerlukan perlindungan dan perlindungan terhadap anak adalah non-diskriminasi. Mau dia anak jalanan, mau anak gelandangan, mau anak pejabat atau anak jenderal atau artis. Mohon tidak ada diskriminasi semua memerlukan perlindungan,” jelasnya.
Tak hanya itu, Kak Seto juga meminta kepada kawan media untuk mengawal seluruh pemberitaan dengan tutur bahasa yang rapi dan bertanggung jawab.
Hal ini bertujuan agar nantinya informasi yang sampai tidak menyudutkan atau mengganggu psikologis anak dari Ferdy Sambo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Biaya Kuliah Unsri 2026 Terbaru, Kedokteran Tembus Rp200 Juta, Jurusan Lain Berapa?