PURWOKERTO.SUARA.COM, Hidayah bisa datang kepada siapa saja yang dikehendaki Allah. Termasuk bagi orang pembenci Islam Arnita, gadis cantik alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) mulanya adalah pembenci Islam. Ia tidak suka dengan amalan-amalan umat Islam yang dinilainya merepotkan. Mulai salat 5 waktu, maupun amalan sunah lain yang dinilainya terlalu ribet.
Puncaknya ketika ia diterima di IPB, sekitar 2015 lalu, ia yang membenci Islam justru ditempatkan satu kamar dengan muslimah taat di asrama.
Temannya yang tak seiman itu rajin ibadah. Bahkan saat ia tertidur pulas, temannya sudah terbangun untuk tahajud dan membaca Al Quran sampai waktu salat subuh tiba. Ia merasa terganggu dengan amalan itu.
“Baca Qur’an pakai suara, saya bilang apa tidak bisa dalam hati. Katanya gak bisa, harus dilafalkan agar diketahui betul salah bacaannya,”katanya dikutip dari channel Rukun Indonesia
Tak terima, ia pun membalas dengan membaca Al Kitab keras saat malam. Ia gantian ditegur temannnya. Namun ia kalah berdebat, lantaran yang dibacakannya isi kitab berbahasa Indonesia, seharusnya tidak perlu bersuara. Beda dengan Al Quran berbahasa Arab, masuk akal ketika harus dilafalkan membacanya.
Keduanya bertengkar hingga harus dipisah kamar. Arnita dan temannya saling memaafkan kemudian. Namun Arnita masih menyimpan rasa dendam. Ia iseng mencoba membuka ceramah tokoh agama Islam di Youtube untuk mendengar isi ajaran itu.
Hingga ia menemukan statemen ustaz Zakir Naik yang membuatnya sempat meradang.
“Dia bilang Islam lebih Kristen dari Kristen itu sendiri,”katanya
Namun ia mencoba mengikuti ceramah Zakir Naik sampai habis agar tidak gagal paham. Di situ ia dibuat takjub, ustaz itu ternyata tidak asal berargumen. Ia selalu menautkan argumennya dengan isi Al Kitab sampai hafal posisi halaman.
Baca Juga: Pengadil Tertinggi Tersangkut Korupsi, Ini Perjalanan Kasus Hakim Agung MA Cs Kena OTT KPK
Arnita mencoba mencocokkan dengan membuka Al Kitab, ternyata semua yang disebutkannya benar.
“Dia bilang chapter ini chapter ini, saya buka benar, gila nih,”katanya
Di ruang kuliah, ia memberanikan diri untuk menanyakan pembahasan itu ke seniornya. Arnita menunjukkan chapter yang menyebut larangan memakan makanan haram dan minum minuman yang memabukkan.
Namun ia heran, mengapa umat agamanya dulu justru minum yang memabukkan dan makan babi.
Ia mengibaratkan, ketika mencintai, ia akan menaati perintah dan menjauhi yang dilarangnya. Begitupun ketika mencintai Yesus, harusnya tidak melakukan apa yang dilarang olehnya. Sementara Islam, menurutnya, yang tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan, justru yang menjalankan perintahnya.
Dari situ, ia baru bisa menangkap maksud ucapan Zakir Naik, bahwa muslim lebih Kristen dari Orang Kristen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'