PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Suasana sebuah ruang kelas SDN Majatengah lain dari biasa. Kelas itu bukan diisi para siswa yang mengikuti proses pembelajaran, namun para petani yang sedang belajar pertanian.
Mereka mengikuti seminar Hybrid yang digelar UNDIP lewat KKN IPTEK untuk Desa Binaan Universitas Diponegoro (KKN IDBU) di Desa Majatengah.
Menariknya, karena bersifat hybrid, acara ini dilaksanakan secara online dan offline bersamaan.
Warga yang tidak memiliki ponsel atau tidak mendapatkan akses Internet tetap dapat berhubungan dengan pakar pertanian melalui layar proyektor.
Mereka seperti menyaksikan layar tancep, sarana menonton film zaman dulu yang kini sudah banyak ditinggalkan.
Kegiatan itu menghadirkan tiga pembicara dengan dipandu langsung Prof. Dr. Widayat, ST.,MT.
Adapun para pembicara berasal dari akademisi yakni Dr. Ir. Bistok Hasiholan Simanjuntak, M.Si, dan Andree Wijaya Setiawan, S.P., M.P., dan praktisi pertanian Ir. Agus Supatmo.
Para pembicara memaparkan informasi seputar budidaya kapulaga, hama dan penyakit pada tanaman, serta peningkatan kualitas dan kuantitas kapulaga dengan konservasi tanah dan air.
Selain memberikan materi, ketiga pembicara seminar membuka kesempatan bagi petani maupun warga Desa Majatengah untuk menanyakan pertanyaan, bukan hanya dalam seminar namun juga setelah seminar berakhir jika masih ada yang butuh diperjelas.
Baca Juga: Gantikan Wakil India, Gregoria Mariska Tunjung Dipastikan Tampil di BWF World Tour Finals 2022
“Untuk warga Majatengah, jika ingin menyampaikan pertanyaan terkait pertanian, silakan. Jika saya mampu akan saya bantu, jika saya tidak mampu nanti saya carikan ahlinya. Terima kasih,” tutur Bistok.
Warga pun antusias menyampaikan pertanyaan yang ada kepada pakar yang memahami pertanian secara mendalam.
Bistok dan Andree, dosen Fakultas Pertanian Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, memberikan materi untuk dipelajari dan dibagikan kepada warga yang berhalangan hadir seminar pelatihan.
Sementara Agus memberikan panduan pembuatan pupuk organik, cara bercocok tanam kapulaga secara intensif, serta teknis pembiakan jamur Beauveria yang menyerang serangga yang merusak tanaman.
Panduan ini disesuaikan dengan jenis tanah di Desa Majatengah. Materi dan panduan ini menjadi patokan informasi yang dapat digunakan oleh warga dan para petani kapulaga di Desa Majatengah,
Kepala Desa Majatengah, Sarno Hudi Utomo, mengatakan, para petani kapulaga termotivasi dengan adanya KKN dari UNDIP.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dulu Jauh dari Tuhan, Ivan Gunawan Kenang Momen Diajak Edric Tjandra Temui Banyak Pendeta
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Penilaian Donald Trump ke Mohammad Bagher Ghalibaf: Dia Pilihan Menarik untuk Iran
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
5 Body Lotion untuk Mencerahkan dan Meratakan Warna Kulit Setelah Mudik
-
Terpopuler: 7 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Jumbo, Update Harga iPhone
-
Terpopuler: Bank BCA Kapan Buka? Promo Alfamart Paling Murah Sejagat
-
Layvin Kurzawa Berambisi Sapu Bersih 9 Sisa Laga BRI Super League
-
Honor Magic8 Pro Air: Smartphone Tipis, Ringan, tapi Tenaganya Nendang