/
Rabu, 04 Januari 2023 | 23:25 WIB
Ilustrasi Gerontofilia. ((Foto. Pexels.com - Aleksandr Burzinskij))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Buntut curahan dari Norma Risma di kanal YouTube Denny Sumargo seminggu lalu membuat warganet heboh dengan kasus perselingkuhan yang dialami wanita asal Banten itu.

Sebab jika dilihat dari kasusnya pun memang tidak biasa. Meski kita sepakat bahwa perselingkuhan atas dasar apapun itu tidak dibenarkan.

Sehingga saat kasus Norma mencuat, warganet pun bertanya-tanya tentang apa yang terjadi dengan kasus yang dialami Norma Risma.

Normalkah aksi mantan suaminya yang berselingkuh dengan Ibu Mertua. Atau ada pendekatan lain jika ditilik dari aspek psikologi.

Ternyata kasus serupa dengan Norma Risma dalam istilah Psikologi dikenal dengan Gerontofilia. Perlu diketahui Gerontofilia secara etimologi berasal dari dua kata Bahasa Yunani yakni Geron, yang artinya "orang berusia tua" dan philie, berarti "menyukai" atau "mencintai".

Pada kasus umum Gerontofilia tidak termasuk gangguan mental jika kejadiannya memang normal adanya. Seperti dua orang yang tidak memiliki ikatan pernikahan  dan menyukai satu sama lain meski keduanya memiliki usia terpaut jauh.

Gerontofilia baru bermasalah jika ditemukan pada seseorang yang sudah memiliki pasangan namun ia menjalin hubungan lain di luar pernikahannya.

Bahkan pada kasus tertentu orang dengan Gerontofilia yang ekstrem bisa berdampak pada pasangannya yang justru akan membahayakan.

Pada titik ini orang dengan Gerontofilia perlu mendapat perawatan oleh psikolog agar tidak menimbulkan masalah di lingkungannya.

Baca Juga: Baby Monster, Adik Blackpink yang Curi Perhatian Nitizen

Itulah sedikit hal tentang Gerontofilia yang dikaitkan dengan kasus yang dialami oleh Norma Risma yang diselingkuhi mantan suaminya dengan sang ibunda. Semoga menambah pengetahuan kalian.***

Load More