PURWOKERTO.SUARA.COM – Buntut peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Ijen membuat sejumlah hal menjadi perhatian berbagai pihak. Termasuk status gunung yang hari ini resmi dinaikan dari level I normal menjadi level II waspada.
Suparjan, Pos Pengamat Gunung Api (PPGA) Ijen membenarkan berkaitan peningkatan Gunung Api Ijen yang terletak di antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Menurut nya hingga saat ini gunung yang terkenal dengan Blue Firenya itu sempat mengeluarkan aktivitas abu vulkanik.
Hal tersebutlah yang mendasari Badan Geologi pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) menetapkan statusnya dari level I normal menjadi level II waspada.
“Aturan ini tertuang dalam rilis resmi badan Geologi pada Kementerian ESDM RI Nomor 1, Lap/GL.03/BGL./2023,” katanya.
Oleh sebab itu, lanjut Suparjan, Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, pengunjung maupun wisatawan dan para penambang belerang tidak mendekati kawah dalam radius 1,5 kilometer dari bibir kawah.
Ia menambahkan bahwa peningkatan aktivitas vulkanik gunung api yang memiliki ketinggian 2.145 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu terpantau suhu air danau Kawah Ijen pada bulan Desember 2022 terukur 16 derajat celcius, dan pada 5 Januari 2023 pemeriksaan kawah menunjukkan suhu air danau kawah meningkat menjadi 45,6 derajat celcius.
Berdasarkan pengamanatan visual dan instrumental periode 1 Desember 2022 hingga 7 Januari 2023 cuaca di Gunung Ijen cerah hingga hujan, angin bertiup lemah hingga kencang ke arah timur, Selatan dan Barat.
“Sedangkan suhu udara tercatat antara 18.33 derajat celcius,” ujarnya.
Suparjan memaparkan asap berwarna putih bertekanan lemah dengan intensitas tipis. Untuk tinggi asap antara 50-400 meter dari puncak. Sedangkan untuk pengamatan kegempaan pada umumnya fluktuatif, namun terjadi kecenderungan peningkatan pada gempa permukaan atau pada kedalaman dangkal.
Baca Juga: Kronologi Pengendara Tewas Terseret Banjir di Tegalsumur Grobogan, Motor di Bawah Jembatan
Badan Geologi juga mencatat pada periode 1 Desmeber 2-22 hingga Januari 2023 terekam 246 kali gempa hembusan 1 kali, gempa tremor non-harmonik 3 kali, gempa tomili 890, gempa vulkanik dangkal 20, gempa vulkanik dalam 9 kali, gempa tektonik lokal, dan tremor menerus dengan amplitudo 0,5-2 mm.
Sementara itu dikonfirmasi terpisah Kepala Resort Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Ijen, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, Sigit Hariwibowo mengatakan hingga saat ini aktivitas wisata di gunung ijen tidak ada penutupan untuk pendakian.
Sigit menjelaskan jika pihanya memang memastikan terus faktor keamanan dari para wisatawan namun lantaran (TWA) Ijen ini alam tentu akan ada selalu pemantauan. Bahkan semenjak 31 Desember lalu pihaknya terus memberikan himbauan.
“Salah satunya kepada semua pengunjung untuk tidak turun ke dasar dan kami sudah pasang papan himbauan di puncak ijen,” jelasnya.***
Berita Terkait
-
Aktivitas Gunung Ijen Meningkat, Wisatawan Dilarang Turun ke Dasar Kawah
-
KM Kelimutu Angkut Wisatawan yang Terjebak Cuaca Buruk dari Karimunjawa
-
Tak Terdeteksi Google Map, Wisatawan Dieng Terjebak Jalan Longsor di Majatengah Banjarnegara
-
Wisatawan Karimunjawa yang Terjebak Badai Panik Stok Makanan Menipis
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik