PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Dalam rangka memperingati hari kasih sayang tiap tanggal 14 Februari, petugas kepolisian dari Satlantas Polresta Banyumas menggelar acara unik. Belasan petugas kepolisian melakukan sosialisasi Glorifikasi OPS Keselamatan Lalu lintas Candi 2023 di Simpang Karangkobar, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (14/2/2023) pagi.
Dalam acara tersebut dilakukan aksi bagi-bagi helm dan coklat kepada anak kecil yang tertib berlalu lintas. Selain itu juga ada iringan kentongan dan badut serta pembentangan spanduk bertemakan keselamatan saat lalu lintas.
Kasatlantas Polresta Banyumas, Kompol Bobby Anugrah menjelaskan dalam rangka operasi keselamatan lalu lintas candi 2023, selain melakukan penegakan hukum juga edukasi.
"Kita memberikan helm kepada anak-anak yang orangtuanya belum sadar keselamatan berlalu lintas. Untuk yang sudah tertib kami berikan apresiasi," katanya usai acara tersebut.
Pihaknya selama ini merasa prihatin karena masih banyak menjumpai para orangtua yang masih lalai mengenakan helm kepada anaknya. Karena selain orangtua, anak-anak juga perlu perlindungan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Lewat event seperti ini kami harapkan bisa menjadi momentum bagi orangtua untuk lebih peduli lagi kepada anaknya. Jangan orangtuanya saja yang menggunakan helm tapi juga harus peduli tentang keselamatan anaknya sendiri," terangnya.
Terkait coklat yang dibagikan oleh polwan kepada anak kecil yang sudah tertib berlalu lintas, hal ini diakui sebagai upaya pendekatan preventif agar anak secara sadar mau mengenakan helm ketika membonceng orangtuanya.
"Harapannya mereka lebih senang, sehingga mereka jadi ingat kalau anak kecil juga harus menggunakan helm," jelasnya.
Selama operasi tersebut sedikitnya sudah 4.000 pengendara yang dilakukan penindakan karena melanggar lalu lintas melalui tilang elektronik. Sebagian besar tidak menggunakan helm, berknalpot brong dan melawan arus jalan satu arah.
Baca Juga: Dihantam Material Longsor, Rumah Warga Gedangsari Rata dengan Tanah
Sementara itu, salah satu pengendara yang anaknya mendapat coklat, Gesti (29) mengaku senang dengan adanya acara ini. Ia awalnya kaget karena mengira melakukan kesalahan saat diberhentikan Polwan.
"Senang banget karena anak saya dikasih coklat. Kegiatannya positif jadi bisa mengedukasi anak-anak bahwa polisi itu baik. Secara tidak langsung juga bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap polisi," katanya singkat.
Caption : Petugas kepolisian memberikan coklat kepada anak dalam rangka hari kasih sayang sekaligus sosialisasi berlalu lintas di simpang Karangkobar, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (14/2/2023). Suara.com/Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami