/
Senin, 06 Maret 2023 | 13:39 WIB
Korwil Mafindo, Astin Meiningsih memaparkan materi di Desa Prigi, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, Minggu (5/3/2023). Dokumentasi Kementrian Kominfo . (Dokumentasi Kemenkominfo)


PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA  –
Maraknya judi online di tengah masyarakat sudah sampai pada tahap memprihatinkan. Sebab, para pelaku tidak saja dari kalangan dewasa, namun remaja bahkan anak. 

Satu di antara massifnya judi online ialah karena perkembangan teknologi digital yang begitu mudah diakses, baik melalui komputer maupun smartphone. Kemudahan akses ini berdampak negatif dan menjadikan judi menjadi candu dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, perlu literasi digital untuk memberi pemahaman terkait bahaya judi online kepada masyarakat, termasuk masyarakat PurbaIingga, Jawa Tengah. Masyarakat Kabupaten Purbalingga perlu lebih memahami cara penggunaan aplikasi digital agar tidak terjerumus dalam perjudian.

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Purbalingga bersinergi dengan Sumber Kreasi menggelar sosialisasi yang bertajuk "Mangatasi Kecanduan Judi Online Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah melalui aplikasi Makin Cakap Digital 2023 di lapangan Dukuh Loji Prigi, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, Minggu (5/3/2023). 

Aplikasi Makin Cakap Digital 2023 merupakan Program Literasi Digital untuk meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.

Hadir sebagai narasumber Astin Meiningsih selaku Korwil Mafindo. Astin menyampaikan pentingnya menggunakan alat komunikasi secara sehat. 

"Jangan sampai terjebak dengan hal-hal yang  negatif dan akhirnya sampai terjerumus dengan judi online yang marak saat ini karena itu akan menjerumuskan kita sendiri," ujarnya.

Sementara staf Bagian UKPBJ Setda Purbalingga, Pardiyon Tavif Ruwahyono memaparkan pandangan dari segi hukum judi online. Ia berpesan untuk lebih waspada karena judi online jelas melanggar aturan baik dalam tatanan pemerintah maupun tatanan hukum.

Hadir pula Kyai Ahmad Muntaqo selaku tokoh agama. Ia juga menyampaikan agar masyarakat memakai akal sehat serta bijak agar kita dalam bermedsos tidak terjebak dengan hal-hal yang membawa dampak sengsara terutama judi online.

Baca Juga: Fraksi Demokrat Proses Kader yang Diduga Ancam Salah Satu Pejabat Pemprov Sumbar

Ketua Panitia Penyelenggara, Fredy mengatakan kegiatan yang  digelar pada Minggu 5 Maret 2023 mulai pukul 16.00 sore hingga selesai.

Pada paginya lebih dulu dilaksanakan turnamen bola volley ”Prigi Cup 2023″. Setelah sosialisasi pada malam harinya digelar pagelaran wayang kulit.

"Kami berharap dengan adanya kegiatan ini semua warga masyarakat Padamara Kabupaten Purbalingga nantinya memahami teknologi digital dan bersikap bijak dalam mengimplementasikannya," ucapnya.***

Load More