/
Minggu, 18 Juni 2023 | 15:41 WIB
Ilustrasi doa ((istockphoto))

PURWOKERTO.SUARA.COM Bulan Dzulhijjah menjadi salah satu bulan istimewa dalam kelender Hijiryah. Pada 10 hari pertama Dzulhijjah menjadi hari yang dicintai oleh Allah SWT. Umat islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadan pada 10 hari pertama Dzulhijjah.

Hal tersebut dijelaskan dalam Surat Al-Fajr ayat 1-2 untuk untuk menjalankan amalan 10 hari pertama Dzulhijjah

Berikut amalan 10 hari pertama Dzulhijjah yang disarankan untuk dilaksanakan. 

1. Perbanyak puasa sunnah 

Pada 10 hari pertama Dzulhijjah umat Islam dianjurkan untuk berpuasa untuk mendapatkan pahala dua kali lipat dari melaksanakan puasa di waktu Ramadhan. Hadis riwayat muslim, Ahmad, Bukhari, dan Turmudzi menyebut

“Tidak  ada hari dimana suatu amal shalih lebih dicintai Allah melebihi amal shalih yang dilakukan di sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah). Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah termasuk lebih utama dari jihad fii sabilillah? Nabi Shalallahu Alaihi Wasalam menjawab, “Termasuk lebih utama disbanding jihad fi sabilillah. Kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (ke medan jihad), dan tidak ada satupun yang kembali (mati dan hartanya diambil musuh)."

2. Puasa Arafah

Melaksanakan puasa arafah sangat diajurkan bagi umat Islam.Allah menjanjikan akan menghapus dosa-dosa seseorang yang melaksanakan puasa Arafah dengan ikhlas. Hal itu diriwayatkan dalam hadist riwayat Ahmad dan Muslim, bunyinya sebagai berikut, “… puasa hari arafah, saya berharap kepada Allah agar menjadikan puasa ini sebagai penebus (dosa, pen.) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya..”

3. Perbanyak dzikir

Baca Juga: Link live streaming final Indonesia Open 2023, Saksikan Perjuangan Ginting Harapan Terakhir Indonesia

Memperbanyak dzikir di bulan Dzulhijjah tidak hanya mendekatkan kita kepada Allah SWT. Nabi Shalallahu alaihi wasalam bersabda, “Tidak ada amal yang dilakukan di hari yang lebih agung dan lebih dicintai Allah melebihi amal yang dilakukan pada tanggal 1 – 10 dzulhijjah. Oleh karena itu perbanyaklah membaca tahlil, takbir, dan tahmid pada hari itu.”

4. Menyembelih hewan kurban

Amalan sunnah yang memiliki sifat wajib pada 10 hari pertama Dzulhijjah adalah melaksanakan kurban atau menyembelih hewan kurban. Setelah itu membagi-bagikan daging kurban kepada tetangga, diutamakan untuk masyarakat miskin.

5. Melaksanakan shalat Idul Adha

Shalat Idul Adha adalah amalan sunnah yang dilaksanakan di hari ke sepuluh bulan Dzulhijjah. Sholat sunnah ini disarankan untuk dilaksanakan oleh umat Islam yang sehat dan dilaksanakan secara berjamaah.

6. Mandi sebelum shalat Idul Adha

Sehubungan dengan shalat Idul Adha, dianjurkan untuk mandi wajib sebelum pergi shalat Idul Adha di masjid. Saat beribadah, kita dianjurkan dalam keadaan suci. 

7. Jangan makan sebelum shalat Ied

Amalan sunnah pada 10 hari pertama Dzulhijjah termasuk di antaranya adalah tidak makan sebelum shalat Ied. “Imam Ahmad berkata: “Saat Idul Adha dianjurkan tidak makan hingga kembali dan memakan hasil sembelihan qurban. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam makan dari hasil sembelihan qurbannya. Jika seseorang tidak memiliki qurban (tidak berqurban), maka tidak masalah jika ia makan terlebih dahulu sebelum shalat ‘ied.”

8. Bersedekah

Di 10 hari pertama dzulhijjah, sangat dianjurkan juga untuk meningkatkan amalan sedekah, entah itu berupa uang atau makanan kepada fakir miskin. 

Load More