PURWOKERTO.SUARA.COM Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) meminta para kader kesehatan se-Kecamatan Karanganyar untuk ikut serta dalam mengentaskan masalah kesehatan yang ada di Kabupaten Purbalingga. Terutama kaitan dengan masalah stunting, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
“Pemerintah saat ini sedang fokus menurunkan angka stunting, AKI AKB dan juga Germas, oleh karena itu dibutuhkan peran dari para kader untuk membantu mensosialisasikannya,” kata Bupati Tiwi pada acara Jambore Kader Kesehatan Kecamatan Karanganyar di Lapangan Sumringah Karanganyar, Sabtu (5/8/2023).
Kader kesehatan menurutnya memegang peranan penting dalam ikut serta mensosialisasikan program pemerintah khususnya di bidang kesehatan kepada masyarakat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tentu harus disengkuyung bersama dengan stakeholder terkait.
“Oleh karena itu, mohon dukungannya, mohon dibantu sosialisasi kepada masyarakat agar bagaimana permasalahan yang kita hadapi ini bisa diselesaikan,” ujarnya.
Bupati menyampaikan terima kasih kepada para kader kesehatan yang turut aktif turun dan mensosialisasikan program kepada masyarakat. Sehingga program pemerintah tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
“Semoga kader-kader kesehatan ini semakin semangat, guyub rukun dan kompak agar PR kesehatan bisa kita selesaikan dengan sebaik mungkin,” tutur Bupati Tiwi.
Kepala Puskesmas Karanganyar Arif Hidayah menjelaskan saat ini di Kecamatan Karanganyar terdapat 292 kader kesehatan. Kader kesehatan sedang bertugas untuk melaksanakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan dasar lokal untuk 145 balita dan 64 untuk ibu hamil.
“Kader kesehatan merupakan orang terpilih dalam menangani masalah kesehatan baik perorangan maupun masyarakat. Bersama kader mari kita wujudkan masyarakat Karanganyar sehat dan mandiri,” kata Arif.
Martopo (74), salah satu kader kesehatan Kecamatan Karanganyar menyampaikan terima kasih atas perhatian Bupati Purbalingga dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga kepada para kader kesehatan. Menurutnya, hadirnya Bupati Tiwi di Jambore Kader Kesehatan Kecamatan Karanganyar menambah semangat dan motivasi untuk para kader kesehatan.
Baca Juga: Cuma 3,5 Km dari Kawah Sikidang, Bangunan Mirip Candi di India Ini Tersembunyi di Lereng Gunung Prau
“Terima kasih banyak Ibu Bupati yang selalu memperhatikan masyarakatnya begitu juga dengan kami para kader kesehatan,” ungkap Martopo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati