PURWOKERTO.SUARA.COM – Kota Padang tidak hanya memiliki Mall-mall mewah saja, ada beberapa Mall yang ternyata belum selesai dibangun malah justru mangkrak. Termasuk Mall di Jalan Khatib Sulaiman, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat.
Lokasi ini hanya berjarak 18,5 Km dari Bandara Internasional Minangkabau Kabupaten Padang Pariaman. Destinasi belanja ini jadi gambaran pahit dari proyek mangkrak yang terhimpun di bawah payung konglomerasi mall terbesar di Indonesia.
Meskipun direncanakan sebagai pengembangan komprehensif yang mencakup hotel dan pusat perbelanjaan, tempat ini masih berada dalam keadaan tak tersentuh sejak dimulai pada tahun 2015. Ini menghadirkan berbagai pertanyaan mengenai alasan di balik kegagalan proyek yang tampaknya menjanjikan.
Dikutip dari Kanal YouTube 3 ASA Channel pada Minggu 20 Agustus 2023, pusat perbelanjaan ini Bernama Padang Landmark Mall. Destinasi belanja ini awalnya direncanakan sebagai proyek super block yang melibatkan sejumlah sektor, termasuk rumah sakit, sekolah dan hotel
Namun, proyek ini sekarang terkenal sebagai contoh nyata proyek mangkrak, dengan pembangunannya yang belum mencapai tahap yang diharapkan.
Hal inilah yang mengundang pertanyaan tentang apa yang mungkin menjadi penyebabnya, apakah masalah finansial, perizinan, atau faktor lain yang belum terungkap.
Sebab dengan proyek yang masih berjalan lebih dari setengah dekade tanpa tanda-tanda penyelesaian, Padang Landmark Mall memancarkan aura ketidakpastian dan ketidakjelasan.
Harapan awal tentang pengembangan kawasan yang komprehensif dan modern tampaknya terbentur pada kendala-kendala yang tidak terpecahkan. Banyak pihak merasa kecewa dengan kelamnya nasib pembangunan ini.
Pun proyek yang mangkrak bisa berdampak pada lingkungan sekitarnya. Bangunan yang tidak terselesaikan bisa menjadi masalah di tengah masyarakat serta akan mengurangi estetika kota dan menunjukkan gambaran ketidakpastian yang mungkin menghambat investasi lebih lanjut.
Baca Juga: Mars Cup 2023 Sokanandi Banjarnegara, Laga Hidup Mati Akan Tersaji Sore Nanti
Keberlanjutan dan dampak sosial juga bisa terpengaruh oleh proyek yang terjebak dalam kebuntuan seperti ini. Apalagi kondisi Padang Landmark Mall menunjukkan pentingnya perencanaan yang cermat, manajemen yang kuat, dan komitmen untuk menyelesaikan proyek.
Ini juga mengingatkan kita akan perlunya transparansi dan komunikasi yang jelas antara pengembang, pemerintah, dan masyarakat. Proyek ini juga menunjukkan pentingnya mengidentifikasi dan mengatasi potensi hambatan sejak awal, untuk menghindari proyek mangkrak yang bisa merugikan semua pihak terkait.
Sebab dengan adanya Padang Landmark Mall yang awalnya direncanakan sebagai proyek ambisius yang melibatkan berbagai sektor, sekarang berdiri sebagai potret pahit dari proyek mangkrak.
Mengingat pembangunan yang belum tersentuh selama bertahun-tahun, proyek ini mengingatkan kita akan kompleksitas dan tantangan yang bisa muncul dalam dunia pembangunan.
Ini menjadi pengingat bahwa perencanaan yang matang, manajemen yang kuat, dan komitmen yang tegas sangat penting dalam memastikan keberhasilan proyek dan mencegah proyek mangkrak yang bisa berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat.***
Berita Terkait
-
Berjarak 24 KM dari Bandara Internasional Radin Inten II, Mall Ini Sediakan Barang Berkualitas dengan Harga Lebih Terjangkau
-
29 KM Dekat Bandara Internasional Radin Inten II, Lampung City Mall Sebuah Pusat Perbelanjaan dengan Destinasi Lifestyle Modern
-
Berjarak 9 KM dari Bandara Depati Amir, Mall Pangkal Pinang Ini Jadi Pusat Perbelanjaan Terbesar Dekat Bandara
-
Cuma 11 KM dari Bandar Udara Supadio, Mall Terbesar di Pontianak Ini Dilengkapi dengan Fasilitas Ice Skating
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang
-
Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027
-
Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang
-
Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas
-
Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan
-
Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!
-
Tumbal Terakhir