Aldila Jelita dan Indra Bekti dikabarkan bakal rujuk. Seperti yang diketahui, mereka baru resmi bercerai di bulan April.
Mendengar kabar sang putri bakal rujuk, ibu Aldila Jelita akhirnya muncul di depan publik. Dengan penuh kemarahan, wanita bernama Marjam ini tegas tak merestui sang putri untuk rujuk dengan Indra Bekti.
Menurut Marjam, Indra Bekti telah melakukan kesalahan fatal berulang kali.
"Karena ini kesalahan yang Bekti bikin sudah fatal. Sudah ngga bisa diperbaiki. Sudah pernah terjadi tahun 2016," ucap Marjam.
Marjam juga mengatakan bahwa Indra Bekti sudah kena azab dari perbuatannya.
"Sekarang diulang lagi dan sudah diazab sama Allah tahun 2022 kemarin itu pada Desember, waktu dia ulang tahun," pungkas Marjam.
Tak hanya itu, Marjam juga tega menyebut Indra Bekti adalah penjahat kelamin.
"Ibu-ibu seluruh dunia, Indonesia, kalau punya anak diambil dengan penjahat kelamin terus mau menyerahkan lagi? Sudah ada bukti gitu loh," tegas Marjam.
Saat cuplikan video tersebut diunggah oleh akun Instagram @lambe___danu, para netizen menduga jika gosip yang beredar soal Indra Bekti adalah penyuka sesama jenis benar adanya.
Baca Juga: Sudah Laporkan Verny Hasan ke Polisi, Denny Sumargo Menanti Tanggapan Tes DNA: Bangunin Macan Tidur!
"lah bener dia kaum pelangi? kalo bener gw dukung emaknya dah," tulis netizen.
"UDAH NIKAH, UDAH PUNYA ANAK KEMAREN GAK TOBAT2 BERARTI UDAH PENYAKIT.. IBU MANA YG MAU NYERAHIN ANAKNYA LAGI.. so sorry ya bekti untuk yg satu ini tidak mendukungmu.," timpal netizen.
Berita Terkait
-
Tentang Soal Rujuk dengan Indra Bekti, Ibu Aldilla Jelita Singgung Soal Kaum Nabi Luth: Tidak Boleh, Kecuali Kalau Bekti...
-
Aldilla Jelita Ditentang Rujuk dengan Indra Bekti, Sang Ibu Tak Segan Ancam Bunuh Anaknya: Lebih Baik Kamu Mati Daripada Balik dengan Bekti
-
Tak Setuju Soal Rujuk, Ibu Aldilla Jelita Curiga Anak Kena Guna-Guna Indra Bekti Sentil Soal Ini: Sudah Dibutakan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
30 Tahun Kudatuli: Kisah Maryono yang 'Hidup Lagi' hingga Rahasia Dandang Megawati
-
Indonesia vs Kamboja Diperketat, Jalur Evakuasi dan Penyekatan Pakansari Disimulasikan
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Meski Sempat Tertunda, Pos Indonesia Mulai Bayar Imbal Hasil Sukuk Rp24,12 Miliar
-
Tentara Harus Jago Terjun Payung dan Setir Tank, Bukan Urus Jagung atau Buka Sawah
-
Mazda Berusaha Perpanjang Napas Mazda 3 dan CX-30 Lewat Teknologi Mild Hybrid
-
Sambut Hari Kemerdekaan, Sekjen Kemendagri Dorong Bulog dan Pemda Gencarkan Gerakan Pangan Murah
-
Dukung Program BRIvolution Reignite, BRI Catat Pertumbuhan Aset Impresif
-
Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya
-
Ngeri! Korban Kasus Little Aresha Capai 157 Anak, Tersangka Kini Membengkak Jadi 32 Orang