/
Rabu, 24 Agustus 2022 | 17:07 WIB
Ilustrasi telur ayam yang dijual di pasar (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Deni Friawan selaku Peneliti Departemen Ekonomi CSIS menyampaikan, penerapan kebijakan stimulus moneter maupun fiskal oleh pemerintah serta bank sentral seluruh dunia sekarang condong semakin menekan arah inflasi sehingga berdampak harga menjadi naik.

5. Pengurangan Produksi Telur

Penyebab lainnya yang juga membuat naiknya harga telur yaitu kurangnya produksi telur di tingkat peternak. Hal ini disampikan oleh Doni Wibowo selaku Kepala Pasar Induk Pasirhayam Cianjur.

Iwan sebagai pedagang telur di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur juga menuturkan bahwa penyebab kenaikan harga telur karena dampak dari pengurangan produksi di tingkat peternak.

Demikian ulasan mengenai penyebab harga telur naik di tingkat pasar tradisional yang membuat rakyat menjerit. 

Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meyampaiakn klarifikasi soal pengaruh penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler dalam Program Bantuan Pangan Non-Tunai atau Kartu Sembako terhadap kenaikan harga telur.

Keluarga penerima manfaat, bisa menggunakan bantuan tersebut untuk membeli bahan pangan pokok, termasuk telur.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebut program bansos yang mencakup pembagian telur menyebabkan permintaan telur meningkat sehingga harganya naik.(*)

Sumber: Suara.com

Baca Juga: Ferdy Sambo Masih Ada Peluang Lolos dari Hukuman Mati, Begini Penjelasan Hotman Paris

Load More