Selebtek.suara.com - Nikita Mirzani berharap dirinya segera disidang usai permohonan penangguhan penahanannya ditolak oleh Kejaksaan Negeri Serang.
Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fachmi Bachmid mengungkapkan kliennya meminta agar jaksa penuntut umum (JPU) segera melimpahkan kasusnya ke pengadilan agar ia secepatnya bertarung di persidangan.
Pihak Nikita telah menyiapkan materi untuk menghadapi tuntutan jaksa. Ia pun berjanji akan mengungkapkan hal yang sebenarnya terkait pasal yang dilaporkan oleh Dito Mahendra.
"Niki sudah siap karena bagi Niki ini harus diungkap semua yang sebenarnya seperti apa," ujar Fachmi Bachmid, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Selasa (1/11/2022).
Sementara itu, menurut Kepala Kejaksaan Negeri Serang, Banten, Freddy D Simanjuntak, persidangan dapat dilakuakn jika jaksa penuntut umum telah selesai menyusun surat dakwaan.
Diperkirakan surat tersebut akan selesai dalam waktu 20 hari.
"Kita melakukan tahanan titipan tuh selama 20 hari tentunya tergantung JPU, apabila JPU telah selesai menyusun surat dakwaan maka kami akan melimpahkan," ujar Freddy.
Permohonan penangguhan penahanan Nikita Mirzani ditolak Kejaksaan Negeri Serang
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang, Banten, Freddy D Simanjuntak mengatakan jaksa penuntut telah menolak permohonan penangguhan penahanan yang diajukan Nikita mirzani
Baca Juga: Cara Daftar Online Anggota Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
"Berdasarkan hasil nota pendapat yang dibuat oleh jaksa penuntut umum pada Kejari Serang menyatakan bahwa permohonan penangguhan tersebut belum dapat atau tidak dapat dipenuhi oleh jaksa penuntut umum," kata Freddy.
Freddy menyebut yang menjadi dasar atau alasan penolakan permohonan tersebut adalah tetap berpedoman pada alasan subyektif dan obyektif yang telah diatur oleh KUHP.
Selain itu, JPU menilai sikap Nikita Mirzani tidak kooperatif sejak saat penyidikan hingga tahap 2. JPU mengambil kesimpulan jika penahanan ditangguhkan, dikhawatirkan mempersulit atau menunda pemeriksaan.
JPU juga telah membuat surat penolakan secara tertulis untuk disampaikan kepada pihak Nikita Mirzani.
"Jadi hari ini juga sudah dibuat surat tertulis dari JPU untuk menjawab surat PH tersebut. Karena permohonannya bersifat tertulis kita jawab juga tertulis," ujar Freddy.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Fitri Salhuteru Sebut Penanganan Kasus Nikita Mirzani Berlebihan : Dikawal 40 Lebih Aparat
-
Sempat Dijemput Paksa, Kini Kejaksaan Negeri Serang Tolak Permohonan Penangguhan Penahanan Nikita Mirzani
-
Nikita Mirzani Terancam 12 Tahun Penjara, Hotman Paris Beri Tanggapan
-
Soal Kasus Nikita Mirzani, Ini Kata Hotman Paris Hutapea
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK