Selebtek.suara.com - Perdana Menteri Han Duck-soo mengatakan pada hari Rabu (16/11) bahwa pemerintah akan mempertimbangkan untuk memotong biaya asuransi kesehatan nasional untuk keluarga yang berduka dari para korban tragedi Itaewon dan mereka yang terluka dalam tragedi tersebut.
"Sampai semua kesulitan keluarga yang berduka teratasi, kami akan mendukung mereka dengan hati-hati," kata Han dalam rapat tanggapan dengan parlemen.
Tragedi Itaewon tanggal 29 Oktober telah menewaskan sedikitnya 158 orang dan melukai 196 lainnya saat kerumunan besar orang berbondong-bondong ke Itaewon Seoul untuk merayakan Halloween. Tidak ada kontrol massa yang diberlakukan pada saat itu.
Pemerintah telah memulai kegiatan operasional di one-stop support center di mana keluarga korban dan orang lain yang terkena dampak kerumunan dapat terus menerima bantuan medis dan lainnya.
Han mengatakan pemerintah akan menambah jam operasional di support center.
Sementara itu dalam menghadapi kekhawatiran yang berkembang tentang gelombang musim dingin COVID-19, Han mengimbau orang-orang untuk mendapatkan suntikan booster terbaru.
"Jumlah kasus yang dikonfirmasi telah meningkat selama lima minggu berturut-turut karena epidemi musim dingin COVID-19 telah dimulai," kata Han dalam pertemuan tersebut.
Pemerintah akan mulai mendorong masyarakat untuk mendapatkan vaksin COVID-19 pada Senin selama empat minggu ke depan, kata Han. ***
Sumber: Yonhap
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Niat, Tata Cara hingga Ketentuannya
-
Pegadaian Championship: Jaga Atmosfer Kompetisi, Kendal Tornado FC Jamu Persibangga
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah
-
YLBHI: Negara Wajib Ungkap Pelaku Teror Andrie Yunus dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan
-
Alami Patah Kaki, Riwayat Cedera Ole Romeny Bikin Timnas Indonesia Was-was
-
BYD Siapkan SPKLU Fast Charging di Posko Mudik Lebaran, Eksklusif untuk Konsumen
-
5 Rekomendasi Tempat Bukber Bersama Alumni Sekolah di Puncak Bogor untuk Ramadan 2026
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Program MBG Genjot Produksi Keripik Tempe di Kampung Tempe Ngawi, Pelaku Usaha Senang!