Hal itu diungkap oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam saat melakukan jumpa pers.
"Motif kekerasan terhadap anak itu adalah pelaku melampiaskan amarahnya kepada korban karena pelaku mendapat informasi dari teman wanita pelaku saudari A, bahwa A telah mengalami suatu perbuatan," ujar Kombes Ade Ary.
Video penganiayaan beredar di media sosial
Aksi sadis penganiayaan Mario Dandy direkam dan beredar di jagat maya. Awalnya Agnes disebut-sebut sebagi orang yang merekam kejadian tersebut.
Namun berdasarkan penyelidikan polisi, terungkap bahwa pelaku perekaman adalah Shane Lukas menggunakan handphone milik Mario.
Shane Lukas juga berperan sebagai orang yang memanas-manasi pelaku untuk menganiaya David.
Dalam video tersebut terlihat Mario Dandy terus-terusan menghajar David dengan menendang dan menginjak kepala korban.
Saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2023), Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam mengatakan pelaku memukul korban pada bagian kepala dan perut secara berulang kali.
Penganiayaan keji itu dilakukan ketika David dalam posisi push up. Shane Lukas diketahui mencontohkan "sikap tobat", atau gerakan kepala di bawah sejajar dengan kaki sambil posisi membungkuk, agar ditiru oleh korban.
Baca Juga: Akibat dari Wajib Militer, Baekhyun EXO Ungkap Berganti MBTI!
"Telah terjadi kekerasan terhadap D dengan cara menendang kepala beberapa kali. Kemudian, (Mario) menginjak kepala beberapa kali dan menendang perut, kemudian memukul kepala ketika korban berada pada posisi push up," kata Ade Ary.
"Kemudian, berdasarkan CCTV yang kami dapat di depan TKP, lalu berdasarkan analisis HP milik tersangka MDS (Mario), kami putar video itu dan kami tanya ke para saksi. Para saksi menyatakan sesuai dengan apa yang video itu tayangkan," jelas Ade Ary.
Ayah Mario Dandy meminta maaf secara terbuka
Ayah Mario Dandy, Rafael Alun Trisambodo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas tindakan penganiayaan yang dilakukan anaknya.
Melalui video yang beredar di media sosial, Rafael menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban, David yang merupakan anak pengurus GP Ansor.
"Saya Rafael Alun Trisambodo, orang tua dari Mario Dandy dengan ini menyampaikan permintaan maaf kepada mas David dan keluarga besar bapak Jonathan, keluarga besar PBNU, dan keluarga besar GP Ansor," ujar Rafael.
Sebelumnya, ia pun telah meminta maaf secara pribadi kepada keluarga David. Meski permintaan maaf tersebut diterima, Jonathan Latumahina selaku ayah korban mengatakan akan tetap melanjutkan proses hukum yang sedang berjalan.
Ayah Mario Dandy dicopot dari jabatan
Buntut dari kasus penganiayaan tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta Rafael Alun Trisambodo (RAT) yang merupakan ayah Mario Dandy dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Bagian Umum DJP Jakarta Selatan II.
Pencopotan Rafael bertujuan untuk memudahkan inspektorat jenderal dalam melakukan pemeriksaan harta kekayaan dalam hal ini kewajaran harta kekayaan pejabat pajak tersebut.
"Mulai hari ini saudara RAT saya minta untuk dicopot dari tugas dan jabatannya," kata Sri Mulyani, dalam jumpa pers secara virtual dari kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (24/2/2023).
Ayah Mario Dandy mengundurkan diri
Lewat surat terbuka, Rafael Alun Trisambodo menyatakan mengunduran diri atas jabatan dan statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara Direktorat Jenderal Pajak terhitung mulai Jumat (24/2/2023).
"Bersama ini, saya Rafael Alun Trisambodo menyatakan pengunduran diri atas jabatan dan status saya sebagai Aparatur Sipil Negara Direktorat Jenderal Pajak mulai Jumat 24 Februari 2023," tulis Rafael.
Dalam surat terbuka tersebut, Rafael juga menyampaikan permohonan maaf ke keluarga David dan mendoakan kesembuhan untuk korban.
Kondisi terkini korban
Dilansir dari akun Twitter @Trending_Issue, pihak keluarga menyampaikan update informasi soal perkembangan kondisi David.
Perkembangan kesehatan David disebut cukup signifikan, dan ia pun sudah tidak lagi memakai sedasi. Hal ini menandakan bahwa tanpa penggunaan obat penenang korban sudah tidak lagi merasa cemas maupun gelisah.
David pun sudah siuman setelah mengalami koma selama beberapa hari akibat penganiayaan yang diterimanya.
"Perkembangan baik ini menaikkan tingkat kesadaran Ananda David sehingga ia cepat siuman," tulis Hatala Tam dalam sebuah penyataan yang diunggah ulang oleh @@Trending_Issue pada Jumat (24/2/2023).
Saat ini David sudah bisa merespon suara dan gerak. Ia pun disebut sudah tidak meengalami kejang-kejang.
"Ananda David perlahan-lahan sudah bisa merespon suara, sudah mulai ada respon gerak, dan sudah tidak mengalami kejang-kejang," lanjutnya.
Saat ini dokter fokus untuk mengurangi pembengkakan di kepala David. Akibat penyiksaan yang dialaminya, korban menderita luka serius di bagian kepala dan harus dirawat intensif di rumah sakit.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Geger Kasus Dandy-Agnes, Netizen: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Versi Remaja
-
Mario Dandy Selebrasi Usai Hajar David Hingga Koma, Bintang Emon: Itu Arogansi!
-
Intip Koleksi Tas Mewah Milik Ibunda Mario, Ada yang Harganya Ratusan Juta Rupiah
-
Ikuti Jejak Sang Ayah, David Jadi Mualaf Sejak Umur 13 Tahun
-
Setelah Sang Ayah Dicabut dari Jabatannya, Resto Milik Ibunda juga Sampai Digeruduk Netizen Akibat Ulah Mario Dandy
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Usai Eksekusi, Hotel Sultan Mulai Dikosongkan
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh