Selebtek.suara.com - Publik dihebohkan dengan hubungan inses atau persetubuhan sedarah antara seorang ibu dengan anak kandungnya di Bukittinggi, Sumatera Barat.
Hal itu diungkap oleh Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar saat menghadiri acara sosialisasi pencegahan pernikahan anak pada Rabu (21/6/2023).
Pernyataan Emran Safar kemudian viral di media sosial.
"Anak kita (dari Bukittinggi) berhubungan badan dengan ibu kandungnya," kata Erman Safar, dikutip dari Suara.com.
Erman Safar menuturkan bahwa kejadian ini terjadi pada sebuah keluarga yang utuh dan harmonis. Saat ini, sang ibu berusia 51 tahun sedangkan sang anak berumur 28 tahun dan sudah di karantina.
"Dia (anak) dari SMA sampai usia 28 tahun berhubungan badan dengan ibu kandungnya," ujar Erman Safar.
Mirisnya, ibu dan anak ini telah melakukan hubungan terlarang itu selama 11 tahun. Tepatnya saat sang anak masih duduk di bangku SMA.
Kebejatan keduanya dilakukan di tengah-tengah keluarga yang dikenal agamis dan si bapak yang berusia 83 tahun ada dalam satu rumah yang sama.
"Bapaknya ada. Bapaknya usia 83 tahun di rumah. Satu rumah. Coba bayangin, dunia sudah tua," kata Erman Safar.
Terungkapnya kasus ini bermula dari si anak yang mengunjungi Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) untuk meminta direhabilitasi selama tujuh bulan. Ia mengaku telah mengalami kecanduan narkotika, terutama perihal menghisap lem.
Kecanduan ini tentu saja membuat si anak mengalami gangguan mental yang cukup serius.
Setelah digali lebih dalam, diketahui pula bahwa si anak memiliki kecanduan seks menyimpang yaitu inses alias hubungan seks sedarah. Bukan kepada saudara, namun ia melakukan hubungan terlarang dengan ibu kandungnya sendiri.
Emran mengatakan saat ini si anak masih berada di karantina IPWL dan dikabarkan belum menunjukkan perubahan baik dari segi fisik dan mental.
"Dia sekarang sedang kami karantina. Sedang kami karantina, warga kita. (Pemko Bukittinggi) sedang mengkarantina (anak itu), sudah masuk lima bulan berjalan," pungkasnya.(*)
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
-
Awalnya Mula Terungkapnya Hubungan Terlarang Ibu dan Anak di Sumatera Barat
-
Di Puncak Bulan Bung Karno, Megawati: Pak Marhaen Itu Petani, Jangan Tuduh Komunis!
-
Kasus Ibu dan Anak di Bukittinggi, Ini Arti Inses dan Bahaya Hubungan Intim Sedarah
-
Daftar Skandal Hubungan Inses Mirip Kasus Ibu dan Anak di Bukittinggi
-
5 Fakta Persetubuhan Inses Ibu dan Anak di Bukittinggi, Sudah Belasan Tahun
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji
-
Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix
-
Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake
-
Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan
-
Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini
-
4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam
-
Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut
-
Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik
-
Pemerintah Izinkan Pesantren Kelola Dapur MBG, Syaratnya Minimal 1.000 Santri
-
Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape, DPR Minta Aparat Hukum Mengusut secara Tuntas