/
Sabtu, 18 Juni 2022 | 23:29 WIB
Humas Pemprov Jateng

SUARA SEMARANG - Nama Ganjar Pranowo disebut dalam Rakernas Nasdem sebagai kandidat capres 2024 yang akan diusung.

Tidak hanya Ganjar Pranowo, dalam Rakernas Nasdem, ada dua nama lain yang disebutkan dalam bursa capres 2024, yakni Anies Baswedan dan Andika Perkasa.

Mendengar hal tersebut Ganjar Pranowo mengaku akan tetap menghormati Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Meskipun namanya masuk bursa Capres dalam Rakernas Partai Nasdem, Ganjar Pranowo mengatakan akan melaksanakan saran dari ketua PDI Perjuangan.

Ganjar menyebut, Megawati sering memberikan breafing dan pengarahan pada anak-anaknya termasuk pada dirinya.

Jika ada anaknya yang salah, Megawati tak segan memberikan peringatan atau teguran dengan keras.

"Kalau saya salah ya biasanya dijewer, diperingatkan. Ayo, awas kamu ya. Tapi kalau kita bisa menjalankan aturan itu dengan baik, tentu beliau-beliau juga akan senang karena anak-anaknya bisa bekerja dengan baik. Itulah saya sangat hormat dan regulasi-regulasi yang ada juga mesti kita ikuti termasuk saran-saran beliau," tegasnya.

Terkait namanya yang masuk bursa Capres Nasdem, Ganjar menambahkan jika setiap partai memiliki mekanisme tersendiri secara internal.

Ganjar Pranowo juga mengatakan bahwa di partainya yakni PDI Perjuangan juga punya aturan tersendiri.

"Saya menghormati dan tentu saja terimakasih. Tapi setiap partai punya aturan termasuk PDI Perjuangan yang punya mekanisme, peraturan, tatacara sesuai AD/ART. Untuk soal ini, PDI Perjuangan sudah jelas, ini hak preogratif Ketua Umum," tegasnya.

Ganjar menanggapi santai terkait namanya yang diusulkan menjadi Capres oleh Partai Nasdem. Menurutnya, itu hal yang biasa saja.

"Saya itu sebenarnya kepingin, kalau ada dukung-dukungan itu, dukunglah saya sebagai gubernur untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang hari ini menjadi tanggungjawab saya sebagai Gubernur Jateng," ucapnya.

Menurutnya, banyak persoalan yang harus Ganjar Pranowo selesaikan saat ini di Jawa Tengah, seperti minyak goreng, persoalan Wadas, persoalan rob dan lain sebagainya.

"Itu jauh lebih penting. Dan waktu saya running gubernur periode kedua kan juga beberapa partai mendukung saya. Jadi dukungan itu yang hari ini paling dibutuhkan. Kan soal capres, calon, balon kan belum ada to? Sekarang tahapannya juga belum ada. Itu yang saya kira penting untuk publik tahu," pungkasnya.

Load More