Rentetan tudingan yang diklaim sebagai fitnah, JNE kemudian menggunakan jasa pengacara Hotman Paris.
JNE dan Hotman Paris selanjutnya menggekar konferensi pers serta membuat hak jawab dan klarifikasi.
Dalam klarifikasinya, Hotman Paris menyatakan jika semua tudingan pada JNE adalah tidak benar.
Karenanya, Hotman Paris dan JNE kemudian akan melakukan somasi kepada pihak yang melontarkan tudingan fitnah tanpa bukti.
Sajak saat itu, kasus tersebut pun langsung meredam tak kembali ramai viral.
Saat ini, Hotman Paris kembali membela JNE dalam kasus beras bansos yang dikubur di Depok Jawa Barat.
Banyak tudingan mengarah pada yang paling bertanggung jawab adalah JNE sebagai vendor penyalur.
Hotman Paris bersama JNE akan memberikan keterangan hak jawab secara terbuka pada Kamis (4/7/2022).
Lewat kewenangan sebagai pengacara JNE, Hotman Paris akan melakukan somasi kepada pihak-pihak yang melakukan fitnah.
Fitnah dimaksud adalah terkait viral pemberitaan atas penimbunan beras bansos.
Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya mengunggah undangan konferensi pers kepada semua awak media.
Dalam unggahan Hotman Paris, terdapat dua poin yang disampaikan terkait JNE dan beras bansos.
Pertama, JNE melalui pengacara Hotman Paris akan memberikan hak jawab atas pemberitaan tuduhan penimbunan beras berupa Barang Paket Bantuan Sosial Presiden RI (beras banpres).
Yang ditimbun atau dikubur di kawasan kampung Serab Kelurahan Tirtajaya kecamatan Sukmajaya kota Depok Jawa Barat.
Kedua, JNE melalui pengacara Hotman Paris akan melakukan somasi terbuka kepada pihak-pihak yang melakukan fitnah.
Berita Terkait
-
Bergerak! Satgas Pangan Polri Buka Fakta-fakta Baru Kuburan Beras Bansos Jokowi di Lahan JNE Depok
-
Hotman Paris Jadi Pengacara JNE, Somasi Pihak yang Fitnah Beras Bansos Dikubur
-
JNE Gandeng Hotman Paris Bakal Somasi Pihak yang Fitnah Terkait Beras Bansos Dikubur
-
Beras Bansos Dikubur JNE di Depok, Polisi: Akan Diproses Jika Ada Unsur Pidana
-
Beras Bansos Dikubur di Depok, Polisi Periksa JNE dan Kemensos
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Lee Jin Woo dan Choi Gyu Ri Terlibat Cinta Rahasia di Cabbage Your Life
-
Baju Lebaran Warna Mahogany Cocok dengan Jilbab Apa Saja? Ini 5 Perpaduan yang Pas
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz
-
Kapan Garuda Calling Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?
-
Satu-satunya Wakil Indonesia, Sandy Walsh Bawa Buriram United Dekati Perempat Final ACL Elite
-
Iftar Friends of Palestine: 300 Figur Publik Himpun Donasi Rp130 Juta untuk Gaza
-
Sleman Dikepung Pohon Tumbang dan Kerusakan Rumah Akibat Angin Kencang
-
Sassuolo akan Jual Beberapa Pemain, Proses Negosiasi Mulai Berlangsung
-
Badai Cedera dan Sanksi Hantam Timnas Indonesia, 7 Bintang Absen di FIFA Series 2026
-
Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif, Bos BI Pasang Badan