/
Sabtu, 03 September 2022 | 22:28 WIB
Ilustrasi kawasan Kota Lama Semarang (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Kota Semarang menjadi favorit dalam tujuan tempat wisata untuk akhir pekan. Artis dan selebgram Nita Gunawan punya destinasi pilihan untuk healing di ibukota Jawa Tengah ini.

Bagi kalian yang akan berlibur ke Kota Semarang bisa menjajal tiga pilihan tempat wisata favorit yang juga kerap dikunjungi Nita Gunawan.

Nita Gunawan rupanya sering berkunjung ke Kota Semarang. Beberapa tempat wisata dia sambangi dan bisa jadi rekomendasi juga bagi kalian.

Berikut ada tiga tempat wisata favorit dari Nita Gunawan yang biasa dia kunjungi saat ada di Kota Semarang. Tiga tempat wisata ini juga ada di tengah kota sehingga mudah dijangkau.

Menariknya, tempat wisata favorit ini merupakan destinasi sejarah. Selain bisa melepas penat, berforo selfie juga bisa mempelajari sejarah akan tempat wisata tersebut.

Sabagaimana diketahui, sejak muncul di podcast Deddy Corbuzier Closed The Door, nama Nita Gunawan juga dikaitkan dengan Kota Semarang.

Kota Semarang kata Nita Gunawan memiliki sejarah perjalanan kesuksesan dia menjadi sukses sampai saat ini.

Berikut tiga tempat wisata favorit di Kota Semarang yang ada di tengah kota dan merupakan destinasi sejarah. Melansir laman Instagram Nita Gunawan.

1. Kota Lama Semarang

Nita Gunawan rupanya sangat senang ada di kawasan Kota Lama Semarang. Kawasan yang disebut Little Netherland ini banyak sekali gedung tua khas Eropa yang terawat.

Baca Juga: Tersedia Kode Redeem Genshin Impact 3.0 Minggu 4 September 2022, Gratis Primogem Karakter dan Pengalaman Berpetualang

Kota Lama Semarang masuk dalam World Heritage UNESCO. Jalanan paving dihiasi kursi taman dan lampu jalan yang mempesona sangat bagus untuk berfoto.

Di Kota Lama Semarang kalian bisa menemui ikon gedung seperti Gereja Blenduk, Speigel, Marabunta, gedung UMKM, Outdetrap dan lainnya.

Ada juga sumur tua yang ada sejak jaman Belanda membukan kawasan Kota Lama sebagai markas utama di pulau Jawa. Selain itu, ikon Pohon Akar Tua wajib dikunjungi.

Banyak juga kafe dan resto yang mendiami gedung tua, bisa menjadi tempat nongkrong yang cozy.

2. Gedung Lawang Sewu

Pada Instagram Nita Gunawan, ia kerap mengungah saat sedang ada di Gedung Lawang Sewu. 

Beberapa foro Nita Gunawan ada di komplek bangunan yang dibangun mulai tahun 1904. Perpaduan paras cantik dia berpadu dengan eksotisnya lingkungan sekitar.

Melansir laman heritage KAI, Lawang Sewu adalah gedung bersejarah milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang awalnya digunakan sebagai Kantor Pusat perusahaan kereta api swasta Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM).

Gedung Lawang Sewu dibangun secara bertahap di atas lahan seluas 18.232 m2. Bangunan utama dimulai pada 27 Februari 1904 dan selesai pada Juli 1907. Sedangkan bangunan tambahan dibangun sekitar tahun 1916 dan selesai tahun 1918.

Kalian bisa berkeliling pada tiga gedung utama yang semuanya penuh dengan ribuan pintu (lawang sewu). Lorong-lorong yang cantik nan sejuk bakal bikin betah lama di sini.

3. Klenteng Sam Poo Kong

Rupanya Nita Gunawan juga senang berkunjung ke Klenteng Sam Poo Kong. Ada pose foto dia di kelenteng bersejarah cikal bakal Islam masuk Kota Semarang ini.

Klenteng Sam Poo Kong dibangun oleh seorang pelaut dan jenderal tentara Tionghoa yakni Laksmana Cheng Ho. Saat itu dia sedang melaksanakan misi ekspansi dan penyebaran agama Islam.

Melansir laman Sam Poo Kong, Laksamana Zheng He (Cheng Ho) terlahir dengan nama Ma San Bao. Itulah mengapa klenteng / tempat petilasan untuk Zheng He menggunakan nama Sam Poo Kong. 

Dalam dialek Hokkian, Sam Poo Kong atau San Bao Dong (Mandarin) artinya adalah gua San Bao. Asal muasal Klenteng Agung Sam Poo Kong adalah ketika armada Zheng He merapat di pantai Simongan – Semarang karena juru mudinya, Wang Jing Hong sakit keras. 

Sebuah gua batu dijadikan tempat beristirahat Zheng He dan mengobati Wang Jing Hong. Sementara juru mudinya menyembuhkan diri, Zheng He melanjutkan pelayaran ke Timur untuk menuntaskan misi perdamaian dan perdagangan keramik serta rempah-rempah.

Selama di Simongan, Wang memimpin anak buahnya menggarap lahan, membangun rumah dan bergaul dengan penduduk setempat. 

Lingkungan sekitar gua jadi berkembang dan makmur karena aktivitas dagang maupun pertanian. Demi menghormati pimpinannya, Wang mendirikan patung Zheng He di gua batu tersebut untuk dihormati dan dikenang masyarakat sekitar. Inilah asal muasal dibangunnya Klenteng Sam Poo Kong di Semarang.

Wang meninggal pada usia 87 tahun dan dimakamkan di sekitar situ. Sejak itu masyarakat menyebutnya sebagai Makam Kyai Juru Mudi. Ketika gua batu runtuh akibat longsor, masyarakat membangun gua buatan yang letaknya bersebelahan dengan Makam Kyai Juru Mudi.

Demikian tiga tempat wisata sejarah yang ada di Kota Semarang bisa kalian sambangi. Jangan kalah dengan Nita Gunawan, kalian wajib foto-foto dan unggah di media sosial karena Instagramable banget.

Load More