SUARA SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang mengumumkan bahwa pemain asal Medang, Rachmad Hidayat mundur dari skuad Mahesa Jenar.
Rachmad Hidayat sebenarnya sudah lama dicari para suporter dalam kolom komentar instagram klub karena tidak terlihat dalam beberapa sesi latihan PSIS Semarang.
Barulah pada Rabu (26/10/2022), manajemen PSIS Semarang mengungkap keberadaan Rachmad Hidayat.
Dalam siaran pers, Rachmad Hidayat disebutkan mundur sejak September 2022 lalu melalui surat yang dia tujukan kepada manajemen PSIS Semarang.
"Rachmad terhitung sudah mundur dari PSIS sejak akhir Bulan September lalu," ujar General Manager PSIS Semarang, Wahyoe “Liluk” Winarto, Rabu (26/10/2022).
Adapun alasan Rachmad Hidayat mengundurkan diri adalah karena keluarga.
"Dia mengundurkan diri karena alasan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan dan surat pengunduruan diri secara resmi telah kami terima. Kami terima pengunduran diri tersebut karena Rachmad sudah tidak bisa fokus di tim," tambahnya.
Dalam suratnya, Rachmad Hidayat mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh elemen tim PSIS Semarang.
"Saya mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh teman, pelatih dan manajemen PSIS Semarang. Dengan ini saya mengucapkan terimakasih atas kesempatan dan dukungan yang saya dapatkan ketika berada di PSIS Semarang," tutur Rachmad Hidayat.
Baca Juga: Tanpa Status Ibu Kota karena Pindah ke IKN, Andrinof Sebut Jawa akan Tetap Eksis
Nama Rachmad Hidayat sempat menjadi perbincangan di media sosial dan fans PSIS Semarang.
Skill individu dan kecepatan Rachmad Hidayat dianggap bagus dan sering merepotkan pertahanan lawan.
Ada pula yang menganggap Rachmad Hidayat terlalu ingin menunjukkan skill individu tersebut sehingga mendapatkan kritik dari beberapa suporter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump
-
Matinya Preman Pasar
-
PHR Perkuat Sinergi dalam Mitigasi Karhutla di Riau
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online
-
Gubernur Kaltim Janji Evaluasi Kebijakannya, Minta Maaf Contohkan Prabowo-Hashim
-
Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial
-
Promo Superindo hingga 29 April 2026: Belanja Daging, Sarapan, Perlengkapan Kebersihan Lebih Hemat
-
Aksi Gila Pembalap 16 Tahun Indonesia Asapi Rider Eropa di Sirkuit Jerez Spanyol
-
IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi