SUARA SEMARANG - PSIS Semarang dan tim BRI Liga 1 lainnya mengalami hal serupa, yakni jadwal yang padat dan recovery yang singkat.
Namun hal tersebut tidak membuat PSIS Semarang mengeluh dengan keadaan seperti ini tapi malah dijadikan tantangan tersendiri.
Baru recovery usai melawan Persija Jakarta, hari ini, Jumat (16/12/2022) PSIS Semarang harus menghadapi PSS Sleman di Stadion Manahan Solo.
Pelatih kepala PSIS, Ian Andrew Gillan tetap optimis timnya mampu untuk menampilkan permainan terbaik dan kembali mendapatkan tiga poin.
"Pertandingan pasti akan ketat, setiap laga di Liga 1 tidak ada yang mudah. PSS Sleman adalah salah satu tim yang bagus. Kami sudah lakukan persiapan, memaksimalkan waktu recovery yang ada," ungkap Ian Andrew Gillan, Kamis (15/12/2022) sebelum laga melawan PSS Sleman.
Dia dimudahkan dengan adanya tim analisis, yakni Muhammad Ridwan yang memberikan data dari rekaman video untuk strategi melawan PSS Sleman.
"Kami dibantu tim analisis kami menganalisa pertandingan PSS Sleman melalui rekaman video. Kami punya hasil yang bagus di laga terakhir itu merupakan hal yang positif buat kami, dan sekarang kami ingin melanjutkan momentum positif ini," lanjut Ian Andrew Gillan.
Sementara itu, pemain PSIS Semarang, Taufik Hidayat mengatakan bahwa ia dan rekan-rekannya siap untuk menghadapi PSS Sleman walaupun jadwal BRI Liga 1 sangat padat.
"Walaupun recovery kita dibilang cukup sedikit, kita berusaha semaksimal mungkin untuk pertandingan besok. Insyaallah semoga tiga poin untuk kita," tegas Taufik.
Baca Juga: Super Junior Puncaki iTunes Top Albums Chart Lewat 'The Road: Celebration'
Jadwal padat BRI Liga 1 disebabkan oleh agenda "kejar tayang" untuk menyelesaikan putaran pertama di bulan Desember 2022 akibat dihentikannya liga pada awal Oktober 2022 lalu.
Setelah putaran pertama selesai, BRI Liga 1 akan kembali ke format awal, yakni home dan away untuk menyelesaikan kompetisi musim 2022/2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara