SUARA SEMARANG - Pemain PSIS Semarang Carlos Fortes menyinggung kondisi internal yang sulit di tahun 2023, masa depan striker Portugal tersebut dipertanyakan.
Saat ini, Carlos Fortes meninggalkan PSIS Semarang dan telah berada di Portugal. Hal itu terlihat dari unggahan-unggahan di media sosial dirinya dan juga istri tercintanya Andy Sousa.
Di saat ada gonjang-ganjing klub PSIS Semarang saat ini, Carlos Fortes juga menyampaikan akan menjadi hal yang sulit pada 2023.
Mulai dari awal musim hingga saat ini, Carlos Fortes belum bisa menunjukkan permainan apik di atas lapangan untuk Laskar Mahesa Jenar.
Cidera berkepanjangan menjadi alasan mengapa ia belum bisa mencetak gol lagi, meski di akhir paruh pertama sudah bermain lagi untuk PSIS Semarang.
Kondisi itu berbeda dengan pramusim, di Piala Presiden, Carlos Fortes begitu ganas dengan mencetak 5 gol.
Semua telah berlalu, saat ini di jeda musim, Carlos Fortes kembali ke negara asalnya Portugal. Saat bertemu dengan anak dan istri, ia juga menyampaikan keluh kesahnya.
"2023 vem com forca para nos!" tulis Carlos Fortes di akun instagram @carlosfortes99oficial, Minggu (1/1/2023).
Jika diartikan dalam bahasa Indonesia maka bermakna "2023 menjadi sulit bagi kami!"
Baca Juga: WTN Minggir, Fix PSIS Semarang Tempatkan Adi Satryo Penjaga Gawang Utama, Sayangkan Rory Grand
Kami yang ia maksudkan adalah kondisi internal keluarga, antara ia dan istrinya Andy Sousa.
Untuk itu ia berharap tetap bisa bergandengan tangan untuk masa depan yang lebih baik lagi. Selanjutnya ia juga menyampaikan Andy Sousa adalah cintanya.
"Bergandengan tangan untuk masa depan selalu!!" lanjutnya.
Membaca unggahan sang Striker Carlos Fortes, banyak fans PSIS Semarang yang memberikan doa untuknya.
"Semoga ditahun 2023 kamu tambah gacor mainnya," harapan dari @okyrhismatama12.
Sampai saat ini, PSIS Semarang menempatkan Carlos Fortes sebagai tumpuan gol. Selain mampu memberikan ruang dan assist bagi striker lainnya.***
Berita Terkait
-
WTN Minggir, Fix PSIS Semarang Tempatkan Adi Satryo Penjaga Gawang Utama, Sayangkan Rory Grand
-
Sugeng Rawuh, PSIS Semarang Datangkan Luthfi Kamal, Si Gelandang Pengakut Air
-
Anies dan Ganjar Dibandingkan Saat Banjir Terjang Semarang, Rektor UIC: Alhamdulillah Tak Ada Kritik Keras ke Ganjar
-
'Pangeran Tiktok Kemana?' Sindir Rizal Ramli Soal Banjir Semarang, Sebut Sudah Diperingatkan Megawati
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi