SUARA SEMARANG - PSIS Semarang berhasil meraih kemenangan atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya pada Sabtu (4/2/2023).
Dalam laga tersebut, Carlos Fortes ditarik pada menit 20 usai benturan dengan pemain belakang Persik Kediri saat PSIS Semarang sudah unggul terlebih dahulu lewat gol Septian David Maulana.
Bomber asal Portugal tersebut kemudian digantikan oleh Hari Nur Yulianto karena dinilai tidak bisa melanjutkan pertandingan oleh tim medis PSIS Semarang.
Carlos Fortes terlihat kecewa dengan kondisinya saat itu dan tertangkap kamera menangis dan ditenangkan oleh Pelatih PSIS Semarang, M Ridwan.
Persik Kediri lewat sepakan terarah Bayu Otto kemudian berhasil menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu babak pertama menjadi 1-1.
Perjuangan Carlos Fortes tidak sia-sia. Pasalnya pada menit 88 Taisei Marukawa berhasil mencetak gol kemenangan.
Umpan Fredyan Wahyu dari sisi kanan mengarah ke pemain asal Jepang tersebut.
Tanpa pengawalan, tandukan Taisei Marukawa berhasil mengecoh Dicky Yusron dan menggetarkan jala Persik Kediri.
Kamera broadcaster kemudian mengarah ke bench PSIS Semarang dan terlihat Carlos Fortes yang ditarik keluar karena cedera ikut merayakan gol tersebut.
Baca Juga: Pengakuan Keji Duloh Eksekutor Serial Killer: Sempat Ajak Mertua Wowon Bersetubuh
Sundulan Taisei Marukawa membuat PSIS Semarang unggul 2-1 hingga akhir laga.
Sebelumnya, Taisei Marukawa sejatinya mendapatkan kesempatan lain ketika dia dijatuhkan kiper Persik Kediri.
Namun wasit dalam pertandingan tersebut hanya memberikan tendangan sudut bagi PSIS Semarang.
Dengan kemenangan ini, PSIS Semarang berada di posisi 8 klasemen sementara BRI Liga 1 menggeser Arema FC yang kalah saat menjamu PSM Makassar.
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Carlos Fortes Menangis, PSIS Semarang Bungkam Persik Kediri di Stadion Brawijaya
-
Hasil BRI Liga 1: Drama 8 Kartu Kuning dan 2 Kartu Merah di PTIK, PSM Makassar Bungkam Arema FC 1-0
-
Kejelian Aji Santoso, Kunci Sukses Comeback Gemilang Persebaya Saat Jamu Borneo FC
-
Carlos Fortes Cedera Lagi? Tertangkap Kamera Menangis Dihibur Pelatih PSIS Semarang
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Kronologi Lengkap Polemik LCC Kalbar yang Viral, dari Protes Josepha hingga Tawaran Beasiswa
-
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Minta Maaf Usai Videonya Viral
-
Nalar yang Hilang di Kamar Kos, Menguak Tabir Tragedi 11 Bayi di Sleman
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026