SUARA SEMARANG - Ofisial resmi kejuaraan olahraga tarung bebas One Pride MMA secara terbuka tantang Mario Dandy Satrio dan Shane Lukas untuk berlaga di arena octagon.
Heboh aksi pengeroyokan berujung penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio dan Shane Lukas membuat One Pride MMA gatal melihatnya.
One Pride MMA menilai apa yang dilakukan Mario Dandy Satrio dan Shane Lukas adalah tindakan pengecut pria sebab tarung dengan cara pengeroyokan dan penganiayaan.
Sebab mereka berdua bertarung sesama pria dengan cara tidak biadab yakni keroyokan terhadap David Litumahina hingga terkapar sebab dianiaya.
Nilai-nilai inilah yang disebut One Pride MMA bukanlah tindakan pria sejati saat bertarung. Maka, Mario Dandy dan Shane Lukas ditantang untuk bertarung di arena octagon.
One Pride MMA ingin mengajarkan bagaimana bakat tarung yang benar dan baik. Tidak menganiaya meski lawan sudah terkapar.
Melaui akun resmi Instagram One Pride MMA, menantang Mario Dandy Satrio dan Shane Lukas untuk tarung dengan para atlet tarung bebas yang punya aturan main.
"Apa pun bakat yang kita punya, jangan lupa disalurkan ditempat yang tepat ya sobat One Pride" bunyi caption @oneprideimma, Sabtu 25 Februari 2023.
Akun One Pride MMA juga dibarengi dengan posting video menunjukkan ata bertarung bebas yang benar dan tepat.
Baca Juga: Mahfud MD Sependapat dengan Ayah David : Tidak Ada Kata Damai Wajib Proses Hukum
Dalam video tersebut juga diselipkan kolase foto Mario Dandy Satrio yang sedang ada berpose di Jeep Rubicon.
Postingan One Pride MMA pun akhirnya ramai mengundang komentar para netizen penggila kompetisi tarung bebas ini.
Bahkan sejumlah atlet MMA menyatakan siap menjadi lawan Mario Dandy Satrio dan Shane Lukas di octagon.
"Saya tidak ada hubungannya dengan Mario yang ini.@mariosatyaw menyalurkan bakat dan minatnya ditempat yang benar" kata akun atlet @mariosatyaw atau Mario Satya Wirawan.
"Saya jadi lawannya boleh" komentar atlet MMA @deniarrafi99 atau Deni Daffa.
"Coba ikut seleksi dlu mma, seberapa kuat pukulannya" kata @herucw.
Berita Terkait
-
Inilah Alasan yang jadi Penyebab Mario Dandy Satrio Tega Aniaya David, Agnes Penyebabnya ?
-
Profil Rafael Alun Trisambodo Pejabat Ditjen Pajak Ayah dari Mario Dandy Satrio Tersangka Kasus Penganiayaan
-
Profil dan Biodata Mario Dandy Satrio Anak Pejabat Ditjen Pajak yang Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
-
Viral Link Video David dan Jadi Trending Topik di Twitter Ungkap Penganiayaan Keji Mario Dandy, Sudah Pingsan Masih Dihajar
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Mengenal Inesial F Umpan Cantik Pemikat Warga Amerika hingga Gasak Uang Rp41 Miliar
-
Less Waste dari Diri Sendiri, Kenali Prinsip 5R untuk Kurangi Sampah Sehari-hari
-
4 Cara Mudah Mengusir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Racun!
-
Klub Calvin Verdonk Tunjuk Anak Carlo Ancelotti sebagai Pelatih Baru
-
Ganja 2,8 Kilogram Nyaris Terbang dari Bandara SI
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Norwegia Pamer Kekuatan Jelang Piala Dunia 2026, Hajar Swedia Meski Tanpa Erling Haaland
-
Pidato 1 Juni Presiden Prabowo: Klaim Swasembada di Tengah Harga Mencekik
-
Tim Geypens Ternyata Sudah di Indonesia, Tapi Gagal Masuk Skuad Final untuk FIFA Matchday