SUARA SEMARANG - Coffee Dating kini mulai digandrungi oleh para pecinta kopi mulai dari pebisnis, barista, akademisi hingga para penikmat atau konsumen kopi.
Coffee Dating merupakan sebuah istilah dalam mengenal kopi secara dasar. Sangat berguna bagi siapa saja yang ingin mengenal dunia perkopian.
Ibarat orang yang sedang mengadakan pertemuan sebuah janji atau nge-date, Coffee Dating juga disuguhkan dengan sebuah pertemuan, membahas dasar-dasar tentang kopi untuk kenal lebih dekat.
Salah satu yang meggelar Coffee Dating adalah Beana Roastery, membuka kelas bagi siapa saja yang ingin tahu tentang kopi dari nol pengetahuan komoditi kopi.
"Pengenalan basik atau dasar tentang kopi tak banyak yang mengetahui padahal sesuatu yang penting dalam menjalankan bisnis perkopian," kata Rudi Kurniawan, Manager operasional Beana Roastery Semarang, Jumat 10 Maret 2023.
Meski menjadi hal yang baru di Kota Semarang, Coffee Dating mulai dikenal para pecinta kopi.
Terutama setelah menjamur usaha kafe-kafe paska pandemi Covid. Para pemilik kafe atau barista mulai menjamah hal baru literasi tentang kopi yakni Coffee Dating.
"Seperti para pemilik kafe, mereka sudah paham tentang proses menyeduh kopi yang enak tapi basik kopi nya belum bisa dan tak tahu aksesnya kemana, maka kita hadirkan coffee dating di beana," katanya.
Lantas seperti apa sih gambaran tentang Coffee Dating yang dilakukan oleh Beana Roastery.
Rudi menceritakan sebuah kelas Coffe Dating yang baru saja digelar yakni pada Rabu 8 Maret 2023 kemarin di tempatnya yang berlokasi di Jalan Muradi 15D Semarang.
Cukup mengejutkan, yang datang justru adalah para akademisi para dosen Tekhnik Pangan Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.
Dalam Coffee Dating itu, mereka dikenalkan sebuah pendekatan dengan kopi, mulai pengenalan dari bermacam green bean seperti arabica, robusta dan liberica serta proses sampai kopi siap dikonsumsi.
Selain belajar kopi juga diajak untuk melihat tempat produksi Beana Roastery dari mesin roasting dan mesin drip serta bar tempat cupping dan brewing.
“Impressive coffee experience,” kata Prof Dr Ir Budi Widianarko MSc, Rektor Unika Soegijapranata.
Nampak pada saat acara berlangsung seluruh peserta sangat antusias mengikuti setiap tahapan dari membedakan biji kopi. Proses mengenali aroma kopi setelah di grinder dan diseduh dengan air mendidih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Isu Keuangan Mencuat, Alasan Niko Al Hakim Jual Rumah Anak Rachel Vennya Dipertanyakan
-
4 Gel Mask Size 100 Gr, Berikan Efek Cooling dan Calming untuk Kemerahan
-
Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik
-
Berapa Gaji SPPI Koperasi Merah Putih? Ini Link Resmi dan Syarat Pendaftarannya
-
3 Mobil MPV Bekas di Bawah 50 Juta: Muat Banyak Penumpang, Bandel di Jalan
-
Tayang 13 Mei, Han Sun Hwa Bintangi Film Horor Baru Teaching Practice
-
Striker Kelahiran Hawaii Dapat Restu John Herdman, Kapan Bela Timnas Indonesia?
-
Tak Curiga Waktu Pacaran: Kisah Intan Perempuan Asal Malang Miliki Suami Seorang Wanita
-
Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari
-
Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS