SUARA SEMARANG – Sebanyak 23 juta orang diprediksi akan masuk ke wilayah jawa tengah selam masa mudik 2023 ini.
Sekretaris daerah Porvinsi Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, jumlah itu lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2022 lalu yang tercatat sebanyak 19 juta pemudik.
“kalau nasional kan diprediksi ada 48 juta pemudik. Di jawa tengah diprediksi ada 23 juta pemudik, itu diluar yang melintas ya, seperti ke ke jawa timur,” ujarnya
Sejumlah langkah telah dilakukan diantaranya dengan membangun sejumlah posko mudik, jalur alternative serta melakukan pemeliharaan jalan.
“kita sudah punya pengalaman seperti masa pandemi, membangun posko, persiapan jalur alternatif dan pemeliharaan jalan,” kata Sumarno
Sumarno menambahkan, pihaknya juga mengantisipasi titik – titik kemacetan disejumlah wilayah khususnya di kawasan pariwisata . Mengingat selama pandemi kunjungan ke tempat wisata dibatasi sebagai upaya pengendalian covid-19.
“Karena liburnya panjang dan mereka di Jawa tengah lebih lama pasti mereka ingin berwisata. Sehingga kami minta antisipasi teman – teman disekitar kawasan wisata pasti mengalami kemacetan.” Kata Sumarno
Dengan tingginya pemudik yang masuk ke Jawa Tengah, Sumarno meyakini akan berdampak positif bagi ekonomi di wilayah ini khsusunya di sektor konsumsi.
“masuknya pemudik akan mendorong ekonomi, khususnya konsumsi. Kita tau bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah paling besar di sektor konsumsi,” pungkasnya
Baca Juga: Cara Penukaran Uang Baru di Bank untuk Lebaran 2023, Ketahui Syaratnya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global
-
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau
-
Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!
-
Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI
-
Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga
-
Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI