SUARA SEMARANG – Kementerian perhubungan akan mulai membatasi operasional angkutan barang pada masa mudik lebaran mulai 17 – 21 april 2023.
Sementara pada arus balik pembatasan operasional dilakukan mulai 29 april- 2 mei 2023.
Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan Cucu Mulyana mengatakan, pembatasan diterapkan di jalan tol maupun non tol.
" Kecuali hasil galian, hasil tambang dan bahan bangunan, walau pakai sumbu dua dilarang. Kalau sumbu tiga, semua barang diangkut dengan kendaraan sumbu tiga tidak boleh, kecuali logistik, BBM,” katanya dikuti Antara, selasa (28/3/2023)
Menurut Cucu, mobil yang mendapatkan pengecualian meliputi kendaraan BBM dan BBG, hewan ternak, pupuk, hantaran uang, bahan pokok, dan kendaraan pengangkut sepeda motor mudik/balik gratis.
“kendaraan harus melengkapi surat muatan yang berisi jenis barang, tujuan , nama dan alamat pemilik barang. Surat itu kemudian harus ditempel pada kaca depan mobil,” ungkapnya
Menurut Cucu, aturan pembatasan ini diberlakukan mengingat jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 123,8 juta orang. Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan tahun 2022 lalu.
"Mudik tahun ini luar biasa, indikasi hasil survei, hitungan hari sudah habis. Oleh karena itu, kejadian potensi pergerakan masyarakat yang luar biasa kami ambil kebijakan yang luar biasa juga agar tidak gagap nanti di lapangan," katanya.
Untuk itu Pihaknya mendorong pengusaha untuk melakukan pengiriman barang sebelum musim mudik lebaran agar terhindar dari pembatasan. Masa libur lebaran sendiri telah ditetapkan pemerintah mulai 19-25 april 2023.
Baca Juga: Anggota DPR Sebut 'Makan Duit Haram Boleh, Asal Sedikit', KPK Analogi Seperti Makan Kotoran Ayam
"Untuk kelancaran mudik seyogianya dari sekarang para pemilik barang, transporter untuk mengirimkan barang-barangnya," kata Cucu
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Pelatih Ajax Beri Pujian Setinggi Langit Usai Maarten Paes Lakukan Tujuh Penyelamatan Luar Biasa
-
Jaga Intensitas, Persib Bandung Pilih Latihan Malam Selama Ramadan
-
Statistik Gila Emil Audero meski Cremonese Hancur 0-3 di Kandang AS Roma
-
Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998
-
Apa Arti 2N+1? Istilah yang Muncul dalam Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas LPDP
-
Drakor No Tail To Tell Akhirnya Tayang Lagi, Rating Melonjak 2 Kali Lipat
-
Sabah Diguncang Gempa M 7,1, Getaran Terasa hingga Kaltara
-
BI: Transformasi Digital Sistem Pembayaran Indonesia Jadi Rujukan Lembaga Keuangan Dunia
-
Ufotable Umumkan Proyek Besar 2026: Update Anime Genshin Impact dan Kelanjutan Film Demon Slayer
-
John Herdman Full Senyum, Debut Maarten Paes di Ajax Catatkan Statistik Mentereng