/
Senin, 26 September 2022 | 20:20 WIB
Presiden Joko Widodo saat menyampaikan keterangan pers, Kamis (8/9/2022). (YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka BUMN Startup Day 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Senin (26/9/2022). Dalam sambutannya, Jokowi mengingatkan tentang tingginya persentase perusahaan startup yang gagal saat awal merintis.


"Hati-hati, 80-90 persen startup gagal saat merintis,” kata Jokowi dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin.


Kegagalan tersebut, kata Jokowi, disebabkan karena tidak mengenali dan melihat kebutuhan pasar yang ada. Menurut Jokowi, start-up harus bisa menjawab kebutuhan pasar yang ada.


Selain itu, faktor kehabisan dana pemodal yang juga menjadi penyebab kegagalan sebuah perusahaan startup pada saat dalam pengembangan. Ia ingin BUMN ikut terlibat membantu perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang dalam proses perintisannya.


"Fungsi BUMN adalah agar ekosistem besar yang ingin kita bangun bisa saling terhubung sehingga semuanya sesuai dan terdampingi dengan baik, dan bisa tidak gagal untuk masui ke pasar, ke peluang-peluang yang ada di negara kita,” ujar Jokowi.


Selain itu, Jokowi juga membahas terkait usaha mikro kecil menengah UMKM. Presiden mengungkap harus ada kehati-hatian karena jumlah UMKM di Indonesia yang tidak sedikit yakni 65,4 juta UMKM.


Dari jumlah tersebut, hanya 19 juta UMKM yang baru masuk ke dalam platform digital.


“Memang masih banyak persoalan, persoalan kemasan, persoalan kualitas, produksi , kapasitas produksi, tetapi hanya 19 juta yang mendaftar di platform digital, jadi masih ada banyak ruang bagi kita untuk bisa kerjakan di sana,” terang Jokowi.

(suara.com)

Baca Juga: Sederet Kontroversi Lukas Enembe: Terobos Papua Nugini hingga Carter Batik Air

Load More