Lebak -Warga Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak, Banten, terpaksa menggunakan perahu karet sebagai alat menyeberang akibat jembatan Cimanyak putus setelah diterjang banjir bandang, Ahad (9/10).
"Kami sudah tiga hari terakhir ini mengoperasikan perahu karet," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Agus Reza Faisal di Lebak, Jumat.
Jembatan Cimanyak di atas Sungai Cimadur masuk kategori jembatan vital, karena menghubungkan antardesa di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak.
Masyarakat setempat melintasi jembatan tersebut hingga ribuan orang/hari, terlebih pagi dan sore cukup padat untuk mengurus kepentingan pelayanan pemerintahan, kesehatan, pendidikan dan perekonomian ke pusat kecamatan.
Jembatan Cimanyak satu-satunya di wilayah itu untuk dilintasi masyarakat mempersingkat perjalanan ke Kecamatan Bayah hanya 10 menit dibandingkan jalan alternatif hingga 40 menit.
Saat ini, kondisi jembatan sepanjang 200 meter sudah tidak layak pakai akibat diterjang banjir bandang.
"Penyeberangan menggunakan perahu karet yang dioperasikan petugas dengan kapasitas penumpang tujuh orang berjalan lancar," katanya menjelaskan.
Menurut dia, pengoperasian perahu karet melibatkan petugas BPBD Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten juga dibantu relawan taruna siaga bencana (Tagana) anak-anak sekolah dan masyarakat setempat.
Mereka petugas menyeberangkan masyarakat dari pagi hingga pukul 22.00 WIB dan setelah itu perahu karet dievakuasi ke darat untuk menghindari jika terjadi banjir bandang susulan.
Menyeberangkan warga yang melintasi jembatan tersebut cukup melelahkan, karena kapasitas penumpang relatif kecil.
"Kami mengoperasikan dua unit perahu karet untuk melayani masyarakat," katanya.
Sementara itu, Abdullah, tokoh masyarakat Bayah Kabupaten Lebak berharap jembatan Cimanyak di atas Sungai Cimadur segera dibangun kembali sehingga warga dan anak-anak bisa bersekolah dengan nyaman dan tenang.
Baca Juga: Selamat! Rizky Billar Bebas dari Penjara, Penahanan Ditangguhkan
Selama ini, akses jembatan Cimanyak begitu penting untuk akses ekonomi, karena menghubungkan antardesa dan antarkecamatan.
"Saya kira jika jembatan itu tidak segera dibangun tentu berdampak terhadap perekonomian masyarakat," katanya.*
Antara
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Siapa 'Indonesian CIA' dan Konglomerat di Epstein Files? Dibahas Bersama Mata-Mata Israel
-
Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadhan 2026 di Semua Provinsi, Cek di Sini!
-
Hansi Flick: Barcelona Baru Tampil Baik pada Babak Kedua Kontra Mallorca
-
Mantan Istri Bill Gates Tanggapi Epstein Files, Singgung 'Masa Menyakitkan Pernikahan'
-
5 Sepeda Lipat Listrik Super Tangguh Anti Jebol, Kuat Angkat Bobot hingga 100 Kg
-
Padahal Sudah Pensiun, Persib Bandung Daftarkan I Made Wirawan Sebagai Pemain
-
Circo de Patrimonio: Ketika Luka Menjadi Pertunjukan yang Indah
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Simak Tips yang Tepat!
-
Hadapi Ratchaburi FC di Thailand, Persib akan Bawa Sergio Castel
-
Tak Ada Nasi di Rumah, Bocah 8 Tahun di Kendari Tewas Saat Jual Tisu di Jalan