Tahun 2022 merupakan tahun dimana banyaknya perusahaan-perusahaan besar berbasis startup yang mengalami kebangkrutan.
Pakar investasi Hendra Setiawan Boen, menilai fenomena PHK karyawan hingga perusahaan bisnis rintisan (startup) yang mengajukan kebangkrutan bernilai miliaran dolar, adalah perusahan besar yang hanya ada di atas kertas.
"Itu tidak mencerminkan nilai perusahaan startup yang sesungguhnya," ungkap Hendra, yang juga Managing Partner Frans & Setiawan Law Office.
Sepanjang tahun ini, dunia dikejutkan oleh matinya beberapa perusahaan rintisan (startup) bernilai miliaran dolar yang termasuk dalam kategori unicorn atau decacorn seperti Theranos, FTX, dan Terra Luna.
Dia berpendapat bahwa status ini mungkin mengarah pada asumsi di benak calon investor, seolah-olah startup yang sudah menyandang predikat itu, sudah pasti perusahaan besar dan sehat dari segi keuangan atau fundamental.
"Padahal valuasi miliaran dollar dihitung dari berapa komitmen investasi dari investor yang tak jarang berupa utang dan wajib dibayarkan kembali beserta bunga," ujar Hendra.
Ia juga menuturkan, ada puluhan startup berkategori unicorn bahkan decacorn di Indonesia, tapi sejauh ini mereka masih merugi selama bertahun-tahun.
"Kerugian ini memang sebagian karena perusahaan startup tidak efisien (inefisen) dalam mengelola keuangan dan dana investasinya, seperti memberikan gaji besar dan fasilitas mewah kepada para pekerja dengan tujuan branding atau jor-joran membakar uang," jelasnya.
Lebih lanjut lagi, Hendra mengungkapkan bahwa startup berkategori unicorn atau decacorn seperti Theranos, FTX, dan Terra Luna belakangan diketahui mengalami kegagalan, namun kegagalan mereka bukan akibat dari kegagalan dalam membangun usaha atau kinerja bisnis.
Baca Juga: Maudy Ayunda Semringah Perdana Gandeng Suami di FFI 2022
"Tapi karena ada penipuan dan penggelapan dengan pelaku, yang tidak lain adalah para pendiri, serta tata kelola manajemen startup yang buruk," pungkasnya.
Adapun seperti yang dialami pendiri Theranos, Elizabeth Holmes, misalnya, baru-baru ini ia divonis hukuman 11 tahun penjara karena terbukti menipu investor melalui startup alat tes kesehatan yang ternyata palsu.
Kemudian Do Kwon, pendiri Terra Luna, saat ini masih menjadi buronan Interpol dan kejaksaan Amerika Serikat, juga menyelidiki Sam Bank-Fried sebagai pendiri FTX, kata Hendra.
Tag
- # startup bangkrut
- # tahun kebangkrutan startup
- # perusahaan startup
- # unicorn
- # decacorn
- # kegagalan startup
- # phk karyawan
- # bisnis rintisan
- # theranos
- # ftx bangkrut
- # theranos bangkrut
- # terra luna bangkrut
- # investor
- # elizabeth holmes
- # do kwon
- # manajemen startup
- # penipuan startup
- # kinerja bisnis
Berita Terkait
-
Fenomena Startup Bangkrut Buat Investor Ragu Berikan Investasi
-
Investor dan Trader Indonesia Bisa 'Penyelamat' Kripto dari Kehancuran
-
Investor Kripto Peter Schiff Prediksi Bitcoin Bakal Punah hingga nilai harga Nol
-
Riset: Aset Kripto Senilai Rp2 Triliun Lenyap, Investor Indonesia Justru Kian Optimis
-
Perusahaan Startup Ramai-Ramai PHK Ribuan Karyawan, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan
-
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Mulai Digelar di Pekanbaru
-
Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Fakta Kasus WO yang Rugikan Korban Rp18,44 Miliar
-
Diberi Ultimatum 18 Hari oleh Mahasiswa Soal Rupiah, Mensesneg: Kami Terima Aspirasinya, Tapi...
-
AS Balik Kanan? Iran Serang Israel, Trump Desak Benjamin Netanyahu Legowo
-
Purbaya Pamer Setoran Pajak Sektor Industri Tumbuh Tinggi, Perdagangan Naik 52,4%
-
Tak Jadi di Minerba, Bahlil Bilang Skema Bagi Hasil Hanya Sektor Migas
-
Calon Pemain Baru Manchester United Gantikan Wesley Franca di Piala Dunia 2026
-
Dalam Ruangan Butuh Sunscreen SPF Berapa? Ini Angka yang Direkomendasikan
-
Cara Cepat Menghafal Perkalian Buat Anak SD, Belajar Matematika Jadi Lebih Menyenangkan