Suara Serang.com - Mata uang Rupee India sudah bisa dipakai untuk berbelanja di Malaysia, hal itu atas kolaborasi kedua negara.
Terobosan ini merupakan capaian untuk bisa transaksi dagang selain mata uang lainnya seperti dolar. Artinya, warga India di Malaysia maupun sebaliknya bisa belanja sepuasnya dengan menggunakan mata uang rupee India.
Kebijakan itu dikeluarkan langsung atas keputusan Reserve Bank of India pada Juli tahun 2022, yang mana masing-masing kedua negara secara internasional dapat melakukan transaksi jual beli menggunakan rupee, sebagai mata uang India.
"Perdagangan antara India dan Malaysia sekarang dapat menggunakan Rupee India atau INR, selain melakukan transaksi dagang dalam bentuk mata uang lainnya, seperti dolar," ucap Kementerian Luar Negeri melalui laman resminya, kutip Suara Serang.com, Sabtu 1 April 2023.
Kementerian Luar Negeri India atau MEA itu mengatakan lagi, bahwa kebijakan pemakaian mata uang India dalam bisnis perdagangan memang sudah lama terjadi, setelah adanya keputusan dari petinggi Bank of India pada Juli 2022.
Yang mana mengizinkan kedua negara untuk melakukan transaksi dagang secara internasional menggunakan Rupee India.
Bank India akan jadi fasilitator dalam mengembangkan bisnis perdagangan dan memberi dukungan terhadap perkembangan pertumbuhan perdagangan di masing-masing negara itu, serta menunjang kepentingan perdagangan internasional dalam mata uang India.
"Bahkan India International Bank of Malaysia yang berada di Kuala Lumpur telah berhasil menjalankan mekanisme dan aturan, dan siap saja sudah bisa membuka rekening khusus yang disebut Rupee Vostro melalui bank terkait di bawah naungan Union Bank India," ucap kementerian luar negeri India tersebut.
Rekening Bank India sudah bisa dibuka dengan sebutan Vostro dan nantinya melalui akun tersebut, siapa saja akan dapat melakukan transaksi jual beli dalam mata uang domestik. [*]
Baca Juga: Agnes Terancam 12 Tahun Penjara, Kasus Penganiayaan David Ozora Berlanjut
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Film Monster Pabrik Rambut: Teror Horor Tanpa Setan, Ancam Rachel Amanda hingga Iqbaal Ramadhan
-
Ditahan Dewa United, Persib Terancam! Borneo FC Tempel Ketat, Perebutan Juara Semakin Panas
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Janin Dikubur di Rumah Pelaku: Sisi Gelap Guru Silat di Waringinkurung dan Istrinya Terungkap
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Dari Penjaga Fast Food, Kisah Syahriyadi Sosok di Balik Viral 'P P Apa' yang Mendunia
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'