Serang Suara - Pasca Pratu Miftahul Arifin tewas usai baku tembak dengan TPNPB-OPM di wilayah Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu (15/4/2023) membuat Panglima TNI Laksamana Yudo Margono naikan status jadi operasi siaga tempur, katanya, Selasa 18 April 2023.
Selain prajurit TNI meninggal saat kontak senjata dengan KKB, lima dari prajurit Tentara Nasional Indonesia dikabarkan hilang. Seperti apa faktanya? Simak data yang kami himpun berikut ini.
Sebelum Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menaikkan status jadi operasi siaga tempur, kami berikan data dan fakta terkait operasi penyelamatan pilot Susi Air Philip Mark Merthens, korban sandera oleh TPNPB-OPM sejak Februari 2023.
1. Lima Anggota TNI Hilang di Papua
Sebanyak lima prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dikabarkan hilang saat operasi penyelamatan pilot Susi Air Philip Mark Merthens, korban sandera oleh TPNPB-OPM sejak Februari 2023.
Hal itu dibenarkan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono. Katanya prajurit TNI baku tembak dengan KKB atau TPNPB-OPM ketika tentara sedang sisir lokasi yang diduga lokasi sandera.
Selain lima anggota TNI hilang, juga seorang prajurit gugur bernama Pratu Miftahul Arifin.
2. Masih Pencarian dan Penyelamatan
Hingga Selasa 18 April 2023, prajurit TNI di Papua terus melakukan pencarian pasca peristiwa yang terjadi di wilayah Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Sebab sampai saat ini kelima anggota TNI masih dalam pencarian dan penyelamatan, dan keberadaan mereka pun belum bisa diketahui, informasi itu sebut Kepala Staff Umum (Kasum) TNI Letjen Bambang Ismawan.
"Lima prajurit Tentara Nasional Indonesia itu merupakan anggota Satgas Yonif R 321/GT dan anggota Kopassus," katanya.
3. Optimis Masih Hidup
Saat operasi penyisiran di wilayah Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, prajurit Satgas Yonif R 321/GT dan anggota Kopassus terdiri sembilan orang dinyatakan hilang.
Kemudian empat dari prajurit pulang dengan selamat, sementara sisanya dalam pencarian. Empat tentara yang kembali saat kontak senjata itu dalam keadaan sehat dan membawa perlengkapan persenjataan lengkap.
Informasi di atas dikabarkan langsung Kepala Staff Umum (Kasum) TNI Letjen Bambang Ismawan. Katanya, Mabes TNI optimis para tentara lainnya dalam keadaan baik dan hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
TODAK Throne 2.0 Resmi Rilis! Jadi Kursi Gaming Resmi MPL 2026, Tandai Transformasi Besar TODAK 2.0
-
Duet TikTok-Tokopedia Ubah Peta Tren Perdagangan Online di RI
-
Seskab: Surat Duka Cita Gugurnya Ali Khamenei Ditulis Prabowo untuk Presiden Iran
-
Beckham Putra Jaga Pola Makan selama Ramadan, Hindari Gorengan
-
6 Sepatu Lari Asics Diskon Besar di Planet Sports, Harga Mulai Ratusan Ribu
-
BEI Akui Pelemahan IHSG Imbas Perang Panas Iran vs Amerika dan Israel
-
Geger OTT Bupati Pekalongan: Sudah Kaya dan Terkenal, Kenapa "Rakus" Pejabat Tak Ada Obatnya?
-
Tayang April, Woo Do Hwan dan Lee Sang Yi Bintangi Drakor Bloodhounds 2
-
John Herdman Gigit Jari Pemain Keturunan Calon Mesin Gol Timnas Indonesia Alami Cedera Paha
-
Update Harga Emas 5 Maret 2026 di Pegadaian, Tertahan Rp 3 Jutaan