Serang Suara - Anies Baswedan temui Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pacitan, Jawa Timur, Kamis siang ini (1/6/2023). Informasi itu diaminkan Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra.
Ada apa yang membuat pertemuan mendadak antara bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Kamis siang ini, belum diketahui pasti.
Hanya saja Herzaky Mahendra Putra mengutarakan, pertemuan Anies-SBY akan berlangsung di kediaman SBY di Pacitan.
Sebelumnya, tiga pimpinan partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan mengadakan pertemuan di Pulau Kaliage, Kepulauan Seribu, Jakarta.
Salah satu topik yang dibahas adalah upaya pencegahan terhadap pencapresan Anies Baswedan.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, mengungkapkan isi pembicaraan tersebut.
Riefky menyatakan bahwa terdapat upaya-upaya untuk menghalangi pencapresan Anies dengan mengganggu tiga partai politik pendukungnya, yaitu NasDem, PKS, dan Demokrat.
Hal ini menjadi salah satu topik pembicaraan dalam pertemuan di Pulau Kaliage.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
Riefky menegaskan bahwa koalisi tersebut tetap konsisten mendukung pencapresan Anies.
Koalisi ini berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam mencapai perubahan yang lebih baik, dengan kehidupan yang lebih sejahtera, aman.
Memiliki kebebasan dalam berdemokrasi, dan terutama memiliki keadilan yang sama di mata hukum.
Koalisi Perubahan akan berusaha untuk mendukung Anies Baswedan dalam pencapresannya.
Bertemu Dalam Suasana Akrab di Pulau
Benar ternyata, kalau Jumat, 26 Mei 2023 terjadi pertemuan antara partai politik Koalisi Perubahan di Kepulauan Seribu.
Hal ini tidak dapat dipungkiri Ketua DPP Partai Nasdem, Taufik Basari alias Tobas), saat mengonfirmasi kabar tentang adanya
pertemuan konsolidasi antar partai politik pendukung Anies Baswedan.
"Dalam pertemuan ini, pimpinan partai politik, yakni Demokrat dan PKS, bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem di pulau itu, Jumat, 26 Mei yang lalu," ujar Tobas di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (31/5/M/2023).
Tobas menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, PKS dan Demokrat menyatakan dukungan moril dan simpati kepada NasDem setelah munculnya kasus Johnny G. Plate. Selain itu, pertemuan ini juga membahas strategi pemenangan dalam Pemilihan Presiden 2024.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang
-
6 Fakta Terbaru Pemeriksaan Wabup Syafrudin, Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu
-
BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
Kejati Jabar Segera Layangkan Panggilan Kedua untuk Wabup Indramayu Syafrudin
-
Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2
-
Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan