Serang.suara.com – NHR, bocah 9 tahun di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, mengalami trauma setelah menjadi korban pencabulan oleh seorang kakek berinisial SH, 65 tahun. Peristiwa ini sebenarnya telah dilaporkan ke polisi pada 7 Maret 2023. Namun keluarga korban kecewa lantaran proses hukum yang dinilai lamban dan pelaku belum ditangkap.
Ibu korban, Farida, 32 tahun, mengatakan anaknya mengaku telah lima kali dicabuli pelaku yang merupakan tetangga korban sejak 2022. Sang ibu menuturkan baru mengetahui perbuatan pelaku pada Maret lalu lantaran korban sebelumnya tidak pernah bercerita. "Kalau dari pengakuan korban, lokasi pertama pencabulan itu di gudang rumah SH, kedua di rumah SH, ketiga di gudang lagi, keempat di gudang lagi, dan terakhir di rumah," ujar ibu korban, Kamis, 15 Juni 2023.
Kasus ini bermula saat Farida menemukan luka pada bagian tubuh korban. Saat ditanya Farida, sang anak mengaku luka tersebut didapat lantaran kecelakaan saat bermain sepeda. "Awalnya, dia merasa sakit dan ada memar di daerah selangkangan yang berwarna biru. Pada saat itu, saya tidak menyadari bahwa itu adalah tanda kekerasan, karena dia mengatakan hanya terjatuh saat bersepeda," ucapnya.
Farida menuturkan, seusai kejadian tersebut, anaknya menjadi murung. Bahkan, kata Farida, korban mengungkapkan keinginan untuk mengganti nama dan jenis kelamin. "Semuanya berubah. Awalnya, dia menginginkan menjadi seorang lelaki dan menginginkan operasi kelamin. Dia bahkan ingin mengubah namanya," ujar sang ibu.
Menurut Farida, modus pencabulan oleh pelaku yang merupakan marbot di sebuah masjid itu adalah mengajak korban dengan iming-iming uang Rp 2.000-5.000. Farida tak menyangka pelaku yang sudah dianggap seperti keluarga sendiri tersebut tega melakukan pencabulan terhadap korban. "Saya tidak menyangka, padahal sudah seperti keluarga sendiri," kata ibunya.
Tag
Berita Terkait
-
DPR Berangkatkan 40 Anggota Dewan Ke Arab Untuk Awasi Haji, Klaim Tak Semua Pakai Pesawat Garuda
-
Puasa Tarwiyah 2023 Kapan? Kemungkinan Pemerintah dan Muhammadiyah Beda
-
Perjuangan Gadis Kecil Mengenyam Pendidikan hingga Tertembus Peluru
-
Bantah Anggapan Pindah ke Gerindra untuk Maju Pilgub Jabar, Dedi Mulyadi: Fokus Memenangkan Prabowo
-
Cegah Persoalan Banjir, Kajol Indonesia Ajak Masyarakat Untuk Tidak Membuang Sampah di Sungai
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak