SuaraSoreang.id - Proses penyelidikan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, telah menyeret nama Ferdy Sambo sebagai tersangka utama.
Selain mantan Kadiv Propam Polri tersebut, ada empat orang lain yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J ini.
Keempat tersangka tersebut antara lain, Bharada E, Bripka RR, Kuat Ma'ruf dan terakhir istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Empat pelaku telah ditahan oleh kepolisian, namun tidak dengan Putri Candrawathi karena alasan kemanusiaan.
Hingga saat ini publik sepakat bahwa Ferdy Sambo merupakan otak dari kasus pembunuhan Brigadir J. Namun berbeda dengan dugaan dari Irjen Purnawirawan Ricky Sitohang.
Ricky menduga setidaknya ada dua orang yang menurutnya lebih pantas disebut sebagai biang kerok dari kasus pembunuhan Brigadir J.
Kedua orang tersebut adalah istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan asisten rumah tangganya, Kuat Ma'ruf.
Hal tersebut Ricky sampaikan dalam wawancaranya di kanal YouTube Uya Kuya, sebagaimana dikutip Suara.com pada Kamis (22/9/2022).
"Kalau kita lihat pokok ceritanya analisis saya sementara biang keroknya dua, Kuat Ma'ruf dan Putri," ungkap Ricky.
Baca Juga: Resep Pempek Dos Tanpa Ikan Paling Enak dari Chef Devina Hermawan, Cocok untuk Kamu yang Alergi
Ia menilai bahwa jika Kuat Ma'ruf tidak melebih-lebihkan informasi yang disampaikannya kepada majikannya, Ferdy Sambo, mungkin tragedi pembunuhan tersebut tidak akan terjadi.
Selain itu, Putri Candrawati juga malah tidak melakukan apa yang seharusnya ia lakukan selaku istri dari seorang Inspektur Jenderal.
"Dan Putri kalau jaga martabat Ferdy Sambo akan meluruskan (informasi dari Kuat Ma'ruf), enggak ikut di dalamnya," ujar Ricky.
Terkait dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi, Ricky mengaku tidak mempercayai terkait dugaan tersebut.
Menurutnya, suatu hal yang mustahil seorang ajudan berani melakukan tindakan yang mampu menghinakan istri dari atasannya tersebut.
"Saya mengatakan jauh dari kemungkinan tidak akan berani seorang Yosua (melakukan pelecehan)," kata Ricky Sitohang.
Bahkan ia menuturkan bahwa ironis jika memang benar ajudan dan seorang asisten rumah tangga bisa masuk ke dalam kamar bosnya.
"Kan suatu hal yang ironis seorang Yosua, seorang Kuat Ma'ruf bisa masuk ke kamarnya, suatu hal yang sangat luar biasa terlepas dengan kasusnya," pungkasnya.
Sumber: Selebtek.Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1