SuaraSoreang.id - Dalam klarifikasinya, Jhon LBF mengatakan bahwa tuduhan yang beredar terkait dirinya hobi potong gaji dan pecat karyawan sesukanya adalah isu bohong.
Pada dasarnya, Jhon mengatakan bahwa keputusannya tersebut sudah sesuai dengan SOP dan kebijakan perusahaan yang harus ditaati oleh seluruh karyawan.
"Dalam sebuah perusahaan ada namanya aturan-aturan ya, SOP yang sudah disepakati kedua belah. Ya baiknya memang harus kedua belah pihak ini baik dari penyedia kerja sama karyawannya juga harus bisa saling bersinergi untuk mengikuti aturan-aturan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan," ungkap Jhon, Senin (23/1/2023).
Pengusaha muda bernama lengkap Henry Kurnia Adhi itu lantas mengatakan bahwa SDP atau yang diduga adalah Septia memang pernah bekerja di perusahaannya sebagai marketing.
Keluarnya Septia bukanlah karena dipecat oleh perusahaan. Akan tetapi karena ia resign atau mengundurkan diri pada tahun 2022 lalu dengan alasan ingin membuka usaha sendiri.
"Tanggal 27 Oktober 2022 kurang lebih 21 bulan beliau kerja. Ini resign mandiri loh. Resign Mandiri alasannya mau buka usaha kan saya selalu dukung," kata Jhon.
Ia mengatakan bahwa hubungannya dengan Septia baik-baik saja, bahkan mengatakan kinerja Septia cukup bagus selama ia bimbing sebagai marketing.
Meskipun begitu, Jhon pernah memberikan teguran berupa surat peringatan kepada Septia, karena ada salah satu klien mereka yang komplain kepada perusahaan terkait service darinya.
"Ini ada buktinya ini pernah kita kasih surat peringatan pertama. Ya ada tanda tangannya dia langsung," kata Jhon lagi sambil memperlihatkan bukti surat.
Baca Juga: Divonis Lebih Rendah Dibanding Tuntutan Jaksa, Eks Presiden ACT Ahyudin Pikir-pikir Ajukan Banding
Oleh karena itu, Jhon sangat menyayangkan tindakan Septia yang dianggapnya tidak bersyukur dan meludah di dalam sumur sendiri.
Karena menurut penuturan Jhon, dirinya lah yang mengajari Septia menjadi marketing dari nol hingga titik ini. Bahkan bagi Jhon, Septia merupakan salah satu karyawan yang memiliki gaji cukup tinggi.
Sebagai marketing, ia selalu mendapatkan penghasilan dua digit per bulan hingga menyentuh angka Rp 30 juta.
Merasa kaget dengan perilaku mantan karyawannya tersebut, Jhon menyarankan Septia untuk segera bertobat dan meminta maaf.
Ia juga berharap masyarakat luas atau netizen lebih cerdas dalam mengolah informasi yang beredar di internet. Seperti tuduhan simpang siur terhadap dirinya.
"Kan kita sebagai masyarakat juga harus paham dan jeli melihat informasi yang beredar di media sosial kalau apa informasi itu apakah fakta ataukah itu berita yang tidak benar gitu loh," pintanya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'