SUARA SOREANG - Perseturan antara dua food vlogger Codeblu dan Farida Nurhan berlanjut ke ranah hukum.
Bermula dari ikut campur kisruh review Aa Juju terhadap warung Nyak Kopsah, Farida Nurhan diduga melakukan doxing dan body shaming pada food vlogger lain Codeblu.
Dikutip dari obrolan di kanal YouTube dr Richard Lee, Codeblu menjelaskan dia kan mencabut laporan terhadap Farida Nurhan jika yang bersangkutan menutup akun media sosial.
"Lo tahu nggak mau gue apa? Tutup tuh TikTok, tutup tuh Instagram lo 2,4 juta (pengikut), lo tutup, gue tarik (laporan)," ujar Codeblu dikutip Kamis (28/9/2023)
"Dia posting di Instagram dan TikTok, jadi dua-duanya tutup, kalau dibilang 'lo matiin usaha orang', nggak peduli gue, karena lo menyusahkan banyak orang," sambungnya.
Di jaman dimana media sosial menjadi salah satu ladang cuan, ternyata hidup tanpa medsos punya beberapa keuntungan, secara umum.
Berikut sejumlah keuntungan menjalani hidup tanpa punya akun media sosial atau akses ke medsos, dikutip dari berbagai sumber:
1. Peningkatan ketenangan
Melansir blog Durmonski, berhenti menggunakan media sosial atau beristirahat sejenak dari media sosial dapat menenangkan pikiran dan meningkatkan ketenangan.
Hal ini dapat membantu melepaskan diri dari kecanduan media sosial dan menemukan sesuatu yang layak untuk dilakukan.
Baca Juga: Go Yoon Jung Banjir Tawaran Akting Usai Sukses Bintangi Drama Korea 'Moving'
2. Kehidupan sosial yang lebih baik
Berhenti menggunakan media sosial sebenarnya dapat membuat lebih bersosialisasi dalam kehidupan nyata.
Tanpa stimulasi konstan dari media sosial, mungkin akan lebih mungkin terlibat dalam interaksi tatap muka dengan orang lain.
3. Mengurangi perbandingan
Berhenti menggunakan media sosial dapat membantu berhenti membandingkan diri Anda dengan orang lain.
Anda mungkin akan merasa lebih bersyukur atas "orang-orang nyata" yang menjangkau dan terhubung dengan Anda.
4. Kesehatan mental yang lebih baik
Berhenti menggunakan media sosial dapat meningkatkan kesehatan mental dengan mengurangi citra tubuh yang negatif, insomnia, kecemasan yang tinggi, dan penurunan produktivitas.
5. Lebih banyak waktu
Berhenti menggunakan media sosial dapat memberikan lebih banyak waktu untuk kegiatan lain, seperti membaca, berolahraga, atau menghabiskan waktu dengan orang-orang terkasih.
6. Harga diri yang lebih baik
Berhenti menggunakan media sosial dapat meningkatkan harga diri dengan mengurangi tekanan untuk menampilkan citra diri yang sempurna secara online.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
Pasar Cipulir Langganan Tenggelam, Rano Karno Janji Benahi Turap Jebol Sebelum Lebaran
-
Takut Tidak Jalankan Perintah, Pengakuan Mengejutkan Saksi Soal Sosok Jurist Tan di Kasus Nadiem
-
Iwakum: Hari Pers Nasional Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Pengingat Kebebasan Pers
-
5 Mobil Keluarga Bekas dari Suzuki, Irit dan Tangguh dengan Desain Stylish
-
BlackVue Indonesia Rilis Dashcam 4K dengan Fitur Rekam Malam di IIMS 2026
-
Bikin Merinding! Kiper Iran Ungkap Cerita di Balik Adu Tos-tosan Lawan Timnas Indonesia
-
Ketua KPU Kota Bogor Muhammad Habibi Dipecat DKPP: Terbukti Langgar Kode Etik Pemilu
-
Captain Phillips: Duel Psikologis Tom Hanks Lawan Perompak Somalia, Malam Ini di Trans TV
-
Terjebak Perdagangan Orang, 249 WNI Dipaksa Kerja 18 Jam di KambojaMyanmar