Suara.com - Perusahaan promotor tinju terkemuka Tanah Air, Mahkota Promotion, menggelar kejuaraan tinju bertajuk "Mahkota Boxing Super Series (MBSS)". Ajang ini digelar untuk mencari bibit-bibit baru petinju profesional Indonesia.
Promotor Mahkota Promotion, Raja Sapta Oktohari mengatakan, gelaran ini untuk membuka jalan bagi petinju generasi baru menuju tingkat yang lebih tinggi.
Pagelaran ini juga sekaligus sebagai bentuk keprihatinan atas minimnya turnamen tinju profesional di Indonesia.
"Kami melihat banyak bakat baru di tinju profesional. Tapi, tanpa kompetisi yang berkelanjutan dan jenjang karier yang jelas, bakat mereka hanya akan sia-sia," ujar Okto dalam pengenalan MBSS di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat (23/2/2018).
Ajang MBSS ini rencananya akan berlangsung sebanyak empat seri. Seri pertama akan berlangsung di Cilandak Town Square, Jakarta, Sabtu (10/3/2018) mendatang.
Gelaran pertama MBSS ini rencananya akan menggelar total empat partai. Di kelas bulu (57,1 kg), Ongen Saknosiwi akan menghadapi Ramadan, sedangkan Abdi Teger menantang Reynol Kundiman.
Sementara, di kelas terbang ringan (48,9 kg), Hisar Mawan akan berhadapan dengan Rengky Rohi, dan Silem Serang akan beradu menjadi yang terbaik di atas ring melawan Tison Marganti Lahagu.
Keempat partai ini berada di bawah pengawasan Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI).
Baca Juga: Pertarungannya Dijadwal Ulang, Daud Yordan Naik Ring Bulan April?
Selain partai lokal, gelaran pertama MBSS juga akan menghelat perebutan sabuk internasional kejuaraan WBC ABCO Silver antara dua petinju Indonesia dan Thailand.
Dari sisi petinju Indonesia, Hebi Marapu akan menghadapi Puttiphong Rakoon di kelas ringan. Sedangkan, Ilham Loesia menantang petinju Negeri Gajah Putih lainnya, Paiboon Larkham, di kelas ringan super.
"Sebenarnya ada tiga partai internasional pada gelaran pertama MBSS. Tapi, satu petinju Indonesia tidak jadi tampil karena mengalami cedera," ujar Managing Director Mahkota Promotion, Urgyen Rinchen Sim.
Bagi pihak Mahkota Promotion, ajang MBSS ini sekaligus sebagai wadah pencarian generasi baru penerus dari petinju kenamaan Indonesia, Daud Yordan.
"Ini bagian dari rencana besar kami untuk mengembangkan Mahkota Promotion sebagai talent management dan promotor, serta mempersiapkan bakat baru yang akan menjadi penerus Daud Yordan. Ini juga menjadi bukti kepedulian Mahkota Promotion atas pengembangan tinju profesional di Indonesia," ujar Okto.
Selain menggelar pertarungan tinju profesional, ajang MBSS ini juga menampilkan event Rookie Fight dan partai debut profesional hasil kolaborasi dengan Total Boxing.
Rookie Fight merupakan gelaran tinju amatir di bawah Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) yang akan menampilkan petinju-petinju amatir.
Berita Terkait
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
WBA Tolak Rico Verhoeven Jadi Juara Dunia Andai Kalahkan Usyk
-
Perjalanan Hidup Pangeran Tinju di Atas Ring dalam Film Giant
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata
-
Alex Marquez Berpeluang Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Hasil Pemeriksaan Medis
-
Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Klasemen Moto3 Junior 2026: Kiandra Ramadhipa Tempel Puncak usai Menang di Estoril
-
Daftar 12 Wakil Indonesia di Macau Open 2026, Ubed dan Anthony Ginting Absen
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026