Suara.com - Sejumlah atlet Korea Utara yang akan tampil di Asian Games 2018 telah tiba di Bandara Udara Incheon, Korea Selatan, pada Minggu (29/7/2018). Kedatangan mereka untuk berlatih gabungan dengan atlet-atlet Korsel.
Untuk diketahui, dua Korea ini sepakat untuk tampil gabungan dan bersatu pada tiga cabang olahraga dalam Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus-2 September mendatang.
Ketiga cabor tersebut, antara lain perlombaan dayung perahu naga, bola basket putri, dan tiga nomor rowing.
Baca Juga: Tandem dengan Lorenzo, Marquez : Saya Tidak Gentar
Mengenakan pakaian biru muda, sebanyak 34 delegasi Korut—tiga pebasket dan pelatih mereka, 18 atlet kano dan delapan atlet rowing, dan empat staf ofisial—tiba di Incheon sekitar pukul 15.30 waktu setempat, melalui Beijing, Cina.
Mendapat pengawalan ketat dari aparat berwenang Korsel, delegasi Korut langsung keluar bandara tanpa berkomentar sepatah kata pun pada awak media yang telah menunggu mereka.
Mereka langsung melanjutkan perjalanan ke Chungju, 150 km selatan Ibu Kota Seoul, tempat mereka latihan bersama atlet Korsel dan menginap selama beberapa pekan, sebelum bertolak ke Indonesia mengikuti Asian Games 2018.
Ini merupakan pertama kalinya dua Korea bergabung membentuk tim terpadu untuk bertanding di Asian Games.
Olahraga, tepatnya Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang, telah membuat dua Korea bersatu setelah ketegangan politik antar kedua negara yang sering terjadi hingga saat ini pasca Perang Korea 1950-53.
Dilansir dari Channel News Asia, Senin (30/7/2018), Presiden Joko Widodo juga secara resmi telah mengundang kedua pemimpin Korea untuk menghadiri Asian Games 2018. Namun, belum ada tanggapan dari kedua pemimpin Korea.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Dimulai, Ini Wakil Indonesia yang Turun Hari Pertama
Sementara itu, menurut Federasi Kano Korsel (KCF), para atlet kano Korut akan latihan gabungan dengan atlet Korsel di Chungju Tangeum Lake International Rowing Center di Chungju.
"Atlet mereka (Korut) terlihat sangat kecokelatan (kulitnya). Mereka pasti berlatih keras," ujar Wakil Presiden KCF, Cho Hyun-sik, yang sempat berbincang singkat dengan pelatih kano Korut, Kim Kwong-choi, dikutip dari Korea Herald.
Berita Terkait
-
Waduh, Api Abadi Mrapen yang Pernah Nyalakan Obor Asian Games Kini Padam
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Hasil SEA Games 2025 jadi Gambaran Menatap Asian Games 2026
-
Sukses di SEA Games 2025, Pengamat Ingatkan Segera Fokus Hadapi Asian Games dan Olimpiade
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Malang, Duel LavAni vs Bhayangkara Jadi Laga Pembuka
-
Profil Katerina Zhidkova Pemuncak Top Skor Proliga 2026: Catatkan 185 Poin Kalahkan Megatron
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?