Suara.com - Modern Pentathlon Indonesia (MPI) menggelar seleksi nasional (seleknas) perdana di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Selasa (29/1/2019). Hal itu dimaksudkan untuk menjaring atlet-atlet modern pentathlon berbakat yang akan tampil di SEA Games 2019.
Dalam seleknas kali ini, MPI hanya mempertandingkan dua nomor yakni Biathle(lari - renang - lari) dan Laser Run (lari - menembak). Hal itu disesuaikan dengan nomor modern pentathlon di SEA Games 2019 yang memang hanya mempertandingkan dua nomor tadi.
Modern pentathlon sendiri merupakan cabang olahraga Olimpiade yang menggabungkan lima cabang atau disiplin yakni lari, renang, menembak, berkuda, dan anggar. Namun di SEA Games 2019, tak ada cabang anggar dan berkuda.
Menurut Sekretaris Jendral (Sekjen) MPI, Siswanto, digelarnya seleknas pada awal tahun adalah demi efisiensi waktu. Sebab, persiapan menuju SEA Games 2019 dinilainya sangat singkat, yakni kurang dari satu tahun.
"Ini baru pertama kami melaksanakan seleksi nasional. Kami mulai membuat babak penyisihan pertama, supaya nanti dalam waktu yang relatif singkat, yakni satu tahun, kami sudah bisa menentukan dan membina atlet-atlet secara fokus dan lebih terkonsentrasi," ujar Sekretaris Jendral (Sekjen) MPI, Siswanto di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Selasa (29/1/2019).
Dalam seleknas perdana ini, terdapat 46 peserta yang hadir. Mereka berasal dari berbagai kalangan seperti mahasiswa, pelajar, hingga anggota TNI.
Siswanto menilai jumlah ini cenderung sedikit. Karena itu, lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua Harian PB Perbakin itu berharap di gelaran seleknas selanjutnya, jumlah peserta bisa bertambah banyak.
"Sebenarnya kami ingin sosialisasi ke seluruh Indonesia. Kali ini peserta paling jauh baru berasal dari Ujung Pandang, Makassar. Mungkin karena olahraga ini belum populer," kata Siswanto.
Secara umum, ia mengaku cukup puas dengan performa para peserta seleknas pertama. MPI disebutnya akan beberapa kali menggelar seleknas hingga Juli untuk menjaring atlet-atlet yang layak masuk pelatnas.
Baca Juga: Baru Dibui, Ahmad Dhani Segera Jalani Sidang Kasus Lain di Surabaya
"Kami nanti coba berusaha untuk sebanyak mungkin melakukan seleksi nasional ini. Juga akan coba menurunkan mereka di event-event level Asia Tenggara, agar mereka mengenal bakal lawannya," beber Siswanto.
Dari proses seleknas yang akan berakhir hingga Juli 2019 itu, MPI berharap bisa mendapatkan enam atlet modern pentathlon terbaik, dengan rincian tiga putra dan tiga putri.
"Nantinya kami akan main di nomor perorangan Biathle (putra dan putri), perorangan Laser Run (putra dan putri), dan tim putra dan putri Biathle dan Laser Run. Jadi ada enam atlet," tukas Siswanto.
Seleknas perdana Modern Pentathlon Indonesia (MPI) akan berlangsung hari ini, Selasa (29/1/2019) hingga pukul 17.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh