Suara.com - Pelatih NSH Jakarta, Wahyu Widayat Jati mengaku siap jika PP Perbasi benar-benar menunjuknya sebagai pelatih baru tim nasional basket putra Indonesia menggantikan Fictor Gideon Roring.
Seperti diketahui, kursi juru taktik timnas basket putra Indonesia hingga saat ini masih kosong. Fictor Roring memutuskan hengkang karena faktor keluarga dan masalah kesehatan.
Ito, sapaan akrab Fictor Roring, juga mengaku ingin fokus membenahi klub Pelita Jaya, yang di Indonesian Basketball League (IBL) musim ini tampil kurang maksimal dengan hanya mencapai babak perempat final.
"Ya kalau saya yang ditunjuk ya sudah saya terima. Ini sebagai suatu kebanggan bagi saya," kata Wahyu Widayat Jati saat dihubungi Suara.com, Senin (25/3/2019).
Meski siap mengemban tugas sebagai nakhoda timnas basket putra Indonesia yang sebentar lagi akan menghadapi gelaran SEA Games 2019, pelatih yang akrab disapa Cacing itu enggan berharap banyak. Pasalnya, hingga kini Surat Keputusan (SK) sebagai pelatih dari PP Perbasi belum diterimanya.
"Kalau SK nya sudah keluar kan itu sudah pasti. Karena itu ini masih baru omongan," papar Cacing.
Ketua PP Perbasi, Danny Kosasih sebelumnya sudah mengungkapkan bahwa Wahyu Widayat Jati menjadi kandidat terkuat untuk menukangi timnas basket putra Indonesia. Kiprahnya bersama NSH Jakarta di IBL musim ini menjadi penilaian utama.
NSH Jakarta yang notabene merupakan klub papan bawah, mampu dipermak Wahyu menjadi klub basket yang disegani tim-tim Indonesian Basketball League (IBL) lainnya.
Bahkan, berkat tangan dingin pelatih 42 tahun itu, NSH Jakarta musim ini sukses mencetak sejarah dengan pertama kalinya lolos ke babak play-off IBL, meski laju mereka di semifinal dihentikan Satria Muda Pertamina Jakarta.
Baca Juga: Bukan Dipecat, Fictor Roring Mundur dari Kursi Pelatih Timnas Basket
Berita Terkait
-
Tukang Jagal Evan Dimas di SEA Games 2019 Alami Nasib Miris, Kondisinya Bikin Elus Dada
-
IBL Gandeng BNN Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Ekosistem Basket
-
Derrick Michael Dipastikan Perkuat Indonesia di SEA Games 2025, Target Raih Medali
-
PERBASI Resmi Lantik 9 DPD, Budisatrio Tekankan Pentingnya Kompetisi Berjenjang
-
Turnamen Basket 3x3 Play-In Bali: Pertarungan Sengit Berebut Tiket ke Regional Final
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026