Suara.com - Balapan MotoGP 2019 baru bergulir empat seri. Namun bursa pebalap MotoGP untuk musim depan mulai 'panas'.
Salah satunya isu bakal naik kelasnya Alex Marquez, adik dari juara bertahan Marc Marquez, dari kelas Moto2 ke kelas MotoGP musim depan.
Rumor itu muncul seiring pertemuan Emilio Alzamora, agen Alex Marquez, dengan bos tim Pramac, Francesco Guidotti, saat balapan MotoGP Prancis, dua pekan lalu.
Pihak Pramac saat ini tengah dipusingkan terkait siapakah yang bakal menggunakan motor Ducati Desmosedici GP19 pada MotoGP 2020.
Sebab, berdasarkan kontraknya, untuk motor Desmosedici GP20—spesifikasi motor yang sama dengan pebalap pabrikan Ducati di MotoGP 2020—akan digunakan Francesco Bagnaia.
Di musim ini, Bagnaia menggunakan motor GP18, atau spesifikasi motor pabrikan Ducati musim lalu.
Sedangkan, rekan setim Bagnaia, Jack Miller, menggunakan spesifikasi motor yang sama dengan pebalap pabrikan Ducati musim ini, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci, yakni Desmosedici GP19.
Sulit bagi pihak Pramac untuk memberikan motor GP19 kepada Miller jika pebalap Australia itu gagal promosi ke tim pabrikan Ducati musim depan.
"Satu-satunya hal yang jelas sekarang adalah Pecco (Bagnaia) akan menggunakan GP20, bersama Pramac," kata Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, ketika ditanya formasi pebalap Ducati di MotoGP 2020, dilansir dari Motorsport, Senin (27/5/2019).
Baca Juga: Bikin Gemas, Begini Jadinya ketika Pembalap MotoGP Dicukur Gundul
Terkait kemungkinan pihak Pramac bakal mendapatkan dua motor GP20 pada MotoGP 2020, Ciabatti menyatakan pihaknya belum memutuskannya.
Sementara itu, nama Alex Marquez muncul sebagai opsi jika pada akhirnya Pramac membutuhkan pebalap yang akan menggunakan Desmosedici GP19 pada MotoGP 2020.
Alzamora sendiri tak menampik bila dirinya tengah mencari peluang bagi Alex Marquez untuk naik ke kelas MotoGP musim depan.
Namun, dia menampik bila pertemuannya dengan Francesco Guidotti untuk membahas kemungkinan Alex Marquez bergabung ke Pramac tahun depan.
"Kewajiban saya sebagai agen adalah mengetahui apa saja pilihan yang tersedia. Jadi saya bertemu ke Pramac untuk mencari tahu apa situasinya," ujar Alzamora.
"Tapi dalam hal ini hanya sebatas obrolan biasa. Saya berbicara dengan mereka karena saya memiliki hubungan baik dengan Francesco (Guidotti). Namun tidak ada tawaran (dari Pramac)," jelas Alzamora.
Tag
Berita Terkait
-
Jakarta Jadi Saksi Sejarah Peluncuran Yamaha M1 V4 Mesin Baru Fabio Quartararo
-
Tak Terobsesi Rekor, Marc Marquez Tetap Waspadai Momen Turunnya Prestasi
-
Sirkuit Mandalika Umumkan Kalender Event 2026: dari MotoGP hingga Balap Ketahanan
-
Marc Marquez: Kami Butuh Pecco Kembali ke Levelnya
-
5 Motor Sport Bekas Ala MotoGP Harga Miring untuk Tampil Gaya saat Sunmori
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Bidik Bintang Kelima, Pelita Jaya Pamer Skuad Baru Jelang IBL 2026
-
Janice Tjen Masuk Daftar Pemain Hobart International Usai 'WO' di ASB Classic
-
Putri Kusuma Wardani Targetkan Konsistensi Permainan Sepanjang 2026
-
Target Juara! Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Datangkan Pelatih Italia dan Bintang Dunia
-
Jadwal Lengkap Pekan Pembuka PLN Mobile Proliga 2026, Pontianak Jadi Seri Pembuka
-
Jadwal Malaysia Open 2026: 5 Wakil Indonesia Berjuang di Babak Kedua, Ada yang Lawan Tuan Rumah
-
ORADO Deklarasikan Domino Naik Kelas sebagai Olahraga Nasional
-
Sabar/Reza Singkirkan Juniornya Raymond/Joaquin di Babak 32 Besar Malaysia Open 2026
-
Kalah dari Chen/Toh untuk Kali Ketujuh, Jafar Hidayatullah Akui Permainan Jelek dan Tidak Yakin
-
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas