Suara.com - Pebulutangkis spesialis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan enggan memikirkan peluang jaura di Indonesia Open 2019. Menurut pebulutangkis 25 tahun itu, kans menggondol trofi pada edisi kali ini terbilang tipis.
Praveen Jordan yang kini berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti digadang-gadang sebagai penerus tongkat estafet sektor ganda campuran yang ditinggalkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Namun, sejak dipasangkan awal 2018 lalu, performa Praveen/Melati belum menghasilkan gelar juara. Capaian terbaik keduanya adalah menjadi runner-up di empat turnamen yakni India Open (2018,2019), Australia Open 2019 dan New Zealand Open 2019.
Praveen sendiri mengaku sangat ingin merengkuh gelar juara di Indonesia Open 2019. Namun melihat kondisi dan peta kekuatan saat ini, kesempatan juara masih jauh panggang dari pada api, alias cukup kecil.
Salah satu alasan sulitnya wakil-wakil Merah Putih menjuarai berbagai turnamen adalah keberadaan duo wakil China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong dan Wang Yilyu/Huang Dongping.
Kedua pasangan itu saat ini masing-masing menduduki peringkat satu dan dua dunia. Khusus Zheng/Huang, mereka telah memenangkan banyak gelar bergengsi termasuk All England Open 2019.
"Kalau juara bukan kami tak sanggup, namun untuk sekarang belum. Karena ada dua jagoan China ini," ujar Praveen saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Praveen/Melati sendiri tercatat belum pernah menang menghadapi duo China yang yang berturut-turut bakal menjadi unggulan pertama dan kedua di Indonesia Open 2019.
Rekor pertemuan pasangan peringkat tujuh dunia itu dengan Zheng/Huang adalah kalah 0-5. Begitu pun dengan Wang/Huang, keduanya juga lima kali kalah tanpa pernah memetik kemenangan.
Baca Juga: Jumpa di KTT G20, Donald Trump dan Shinzo Abe Bicarakan Otomotif
"Target juara mungkin tahun depan. Tahun ini sih belum meskipun dalam pertandingan tak ada yang tak mungkin," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini