Suara.com - Pemuncak klasemen sementara MotoGP, Marc Marquez sepertinya tidak begitu lega dengan situasinya saat ini. Padahal, ia punya jarak 58 poin dengan pesaing gelar terdekat, Andrea Dovizioso yang berada di peringkat kedua.
Setengah musim MotoGP 2019 dijalani Baby Alien dengan catatan yang tidak sempurna, memang, tapi cukup bagus.
Kemenangan di seri kesembilan di MotoGP Jerman, membuat rider asal Spanyol itu duduk manis di puncak klasemen dengan raihan 185 poin.
Tak hanya soal posisi di klasemen sementara MotoGP, Marc Marquez juga sukses meneruskan tren positif kala berlaga di Sachsenring.
Di musim ini Marc Marquez berhasil memenangi lagi MotoGP Jerman, membuatnya meraih total 10 kali kemenangan di Sachsenring. Tak heran kalau ia dijuluki Sachsenking.
Dilansir Speedweek, rekor tersebut tidak bisa membuat dirinya tenang. Pembalap kelahiran 17 Februari 1993 ini mengaku gelisah karena masih ada pesaing gelar MotoGP.
"Saat ini, karierku sedang sangat bagus. Sejak 2010, aku hanya gagal meraih gelar sebanyak dua kali, yaitu 2011 di Moto2 dan 2017 di MotoGP," buka Marc Marquez.
Pembalap 26 tahun itu melanjutkan "Aku sedang fokus dan berkonsentrasi di klasemen MotoGP. Ini penting, karena kita harus selalu fokus di setiap musim untuk bisa terus meraih hasil positif. Tujuannya jelas, memenangi gelar juara dunia di setiap musimnya, itulah yang membuat kamu bisa terus dalam kondisi terbaik dan jadi motivasi untuk bisa bersikap sebagai seorang juara," pungkasnya.
Baca Juga: Marc Marquez Puncaki Klasemen Pembalap, Tim Ducati Pecundangi Honda
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
PBVSI Panggil Rama Fazza dan Alfin Daniel ke Timnas Voli Putra Indonesia
-
Janice Tjen Terhenti di Babak 16 Besar Maroko Open 2026