Suara.com - Musim ini, tim pabrikan Ducati sempat berpeluang untuk mengamankan satu-satunya gelar yang tersisa bagi mereka, yakni gelar juara tim.
Namun harapan tim tersebut untuk angkat trofi bakal terancam, hal ini dikarenakan saat balapan di MotoGP Australia pada hari Minggu yang lalu (28/10/2019), salah satu pembalap mereka Danilo Petrucci gagal finis lantaran terjatuh di awal balapan.
Ditambah dengan Andrea Dovizioso yang 'hanya' finis di urutan 7, membuat poin mereka di klasemen terancam.
Di tabel klasemen, saat ini mereka telah mengoleksi 409 poin, hanya unggul satu poin dari rival berat mereka, tim Repsol Honda.
Ditambah dengan kedigdayaan Marc Marquez di beberapa balapan terakhir, membuat mereka ketar-ketir.
Hal ini dikarenakan MotoGP masih menyisakan dua balapan, di mana terdapat maksimal 90 poin yang bisa diperebutkan.
90 poin tersebut berasal dari potensi dari dua pembalap tiap tim, jika mereka berhasil mengunci posisi 1 & 2 pada dua balapan yang tersisa.
Jika Marquez Marquez bisa juara di dua balapan terakhir, maka Ducati setidaknya harus bisa menempatkan dua pembalap mereka di posisi 2 dan tiga hingga akhir musim.
Mampukah Ducati mempertahankan satu-satunya harapan mereka untuk meraih gelar?
Baca Juga: Ada Unsur Indonesia di Selebrasi Gokil Jack Miller di MotoGP Australia
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya