Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Jum'at, 15 November 2019 | 20:54 WIB
Petinju Indonesia Daud Yordan (kedua kiri ) berpose dengan petinju Afrika Selatan Michael Mokoena (kanan) disaksikan Presiden Direktur M-Pro Gustiantira Alandy (kiri) dan Managing Director M-Pro Urgyen Rinchen Sim (kedua kanan) dalam konferensi pers di Batu, Jawa Timur, Jumat (15/11/2019). [Antara/Ari Bowo Sucipto]

Suara.com - Tak seperti pada umumnya, kejuaraan tinju dunia bertajuk Mahkota Boxing Series 2019 pada, Minggu (17/11/2019), akan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB.

Ajang yang digelar di Kota Batu, Malang, Jawa Timur itu akan mempertandingkan dua partai perebutan titel juara dunia, serta lima partai tambahan non gelar.

Presiden Direktur Mahkota Promotion (M-Pro), Gustiantira Alandy menjelaskan, bahwa pemilihan waktu tersebut telah melewati banyak pertimbangan.

Selain faktor siaran televisi, pemilihan waktu di siang hari cukup menguntungkan karena ajang ini digelar di salah satu pusat pariwisata yakni Jatim Park 3.

"Kalau untuk nonton di televisi, RCTI selaku pemegang hak siar punya pertimbangan sendiri. Mereka pasti punya data soal itu," ujar Tira di Jatim Park 3, Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (15/11/2019).

"Tapi kalau dari kitanya sendiri untuk Jatim Park tidak pengaruh, mungkin malah lebih ramai."

"Karena Jatim Park 3 sendiri, hari Minggu siang itu luar biasa lah ramainya. Jadi pertimbangannya itu," sambungnya.

Presiden Direktur M-Pro Gustiantira Alandy usai menghadairi konferensi pers jelang digelarnya Mahkota Boxing Series 2019, di Jatim Park 3, Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (15/11/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Partai utama dari ajang Mahkota Boxing Series 2019 ini akan mempertemukan petinju Indonesia Daud Yordan melawan Michael Mokoena (Afrika Selatan).

Pertarungan Daud Yordan vs Michael Mokoena memperebutkan sabuk lowong juara dunia kelas ringan super IBA dan WBO Oriental.

Petinju Indonesia lainnya yang juga akan tampil pada event ini yaitu Ongen Saknosiwi.

Petinju Indonesia Ongen Saknosiwi saat berkunjung ke redaksi Suara.com, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019). [Suara.com/Adit Rianto]

Petinju muda asal Ambon, Maluku ini dijadwalkan tarung melawan Marco Demecillo dari Filipina.

Ongen akan tampil di partai undercard (tambahan) Daud Yordan, memperebutkan sabuk lowong juara dunia kelas bulu IBA.

"Sejak Senin lalu mereka (Daud dan Ongen) telah datang ke sini untuk penyesuaian. Karena Kota Batu secara lokasi di dataran tinggi. Jadi harus ada penyesuaian sedikit," ujar Tira.

Read more...