Suara.com - Andrea Dovizioso hingga saat ini belum menentukan masa depan bersama Ducati. Hal ini terkait kontrak yang disodorkan Ducati tidak terlalu menjanjikan.
Alhasil masa depan Dovi bersama Ducati diisukan akan berakhir musim ini. Hal ini membuat sejumlah pihak turut mengomentari masalah Dovi dan Ducati, salah satunya datang dari pengamat MotoGP, Carlos Pernat.
"Saya tidak suka dengan negosiasi antara Ducati dan Dovizioso, itu bukti bahwa mereka tidak lagi mempercayai Andrea." ujar Pernat dilansir dari GPOne.com.
"Mereka pertama kali menghubungi semua orang, dari Márquez hingga Viñales, lalu Quartararo, dan sekarang mereka tidak ingin memperpanjang kontraknya." tambahnya.
Ia menilai kalau kontrak Dovi harus diprioritaskan mengingat apa yang diberikan kepada Ducati sangatlah banyak.
Mungkin karena masalah wabah virus corona COVID-19 ini membuat finansial Ducati merosot. Ducati mempertimbangkan kalau gaji pembalap termasuk Dovi harus dipotong.
Jika memang Dovi tidak diperpanjang Ducati, Pernat menyampaikan kalau Jorge Lorenzo cocok menggantikan jadi pembalap utamanya.
Hal ini dikarenakan Lorenzo tidak harus beradaptasi terlalu lama dengan Desmosedici.
Tapi ia tetap berharap kalau Dovizioso harus diperpanjang mengingat dirinya sudah dianggap sebagai pembalap senior di tim Ducati saat ini. Dovi juga telah memberikan sejumlah dampak positif ke Ducati.
Baca Juga: Jorge Lorenzo Benarkan Adanya Pembicaraan dengan Bos Ducati, Tapi ...
Semoga Ducati bisa mendengar saran dari Carlos Pernat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026