Suara.com - Kecelakaan 'horor' terjadi di Moto2 Austria 2020 yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (16/8/2020).
Saking luar biasa fatalnya, kecelakaan yang melibatkan pebalap Indonesia, Andi 'Gilang' Farid Izdihar, Edgar Pons, Enea Bastianini dan Hafizh Syahrin itu sampai memaksa balapan dihentikan sementara atau red flag.
Kecelakaan bermula saat Bastianini mengalami highside usai tikungan pertama lap keempat. Rider Italia itu terjatuh di mana motornya masih berada di tengah lintasan.
Bastianini memang berhasil menghindar dari gilasan motor para pebalap lain. Namun, beberapa rider, khususnya Hafizh Syahrin tak kuasa menghindari motor Bastianini.
Akibatnya amat fatal, motor Syahrin menghantam kuda besi milik Bastianini dengan sangat keras. Motor keduanya hancur seketika.
Syahrin sempat tergeletak di atas lintasan usai tabrakan itu. Beruntung dia masih bisa sadar dan selamat.
Pembalap Indonesia Andi Gilang juga terlibat dalam kecelakaan. Sama seperti Syahrin, dia ingin menghindari motor Bastianini.
Sementara pebalap Federal Oil Gresini Edgar Pons turut jadi korban dari kecelakaan parah itu. Dia terlihat mengalami cedera pada tangannya.
Meskipun kecelakaan itu terlihat begitu horor dan brutal, pihak MotoGP memastikan semua pebalap selamat.
Baca Juga: Kaget KTM Makin Moncer, Pembalap Aprilia Merasa Sedang Naik Motor Moto2
Syahrin yang merupakan eks rider MotoGP itu, merupakan rider yang paling lama mendapat perawatan di atas trek.
Dia kemudian dibawa ke ruang medis untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.
Balapan sendiri untuk sementara dihentikan dan akan dimulai dari lap ke-13. Starting grid akan menyesuaikan posisi pebalap pada lap ketiga.
Sementara untuk Bastianini, Syahrin, Andi Gilang, dan Edgar Pons, keempatnya dipastikan tidak akan melanjutkan balapan.
Berita Terkait
-
MotoGP Mandalika Kapan? Ini Daftar Pembalap yang Pernah Juara di Sana
-
5 Fakta Bendera Indonesia Berkibar di WSSP: Aldi Satya Mahendra Naik Motor Apa?
-
Trailer Forza Horizon 6 'Bioma' Pamerkan Lanskap Jepang yang Spektakuler
-
Pukul Siswa hingga Tewas karena Disangka Balap Liar, Mabes Polri Pastikan Proses Pidana Bripka MS!
-
Ngabuburit dengan Balap Liar: Tradisi Semu yang Merenggut Nyawa
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders