Suara.com - Penasehat PASI Sumatera Utara (Sumut), Drs Chairul Azmi Hutasuhut mengapresiasi kesediaan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) dicalonkan menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI).
Menurut Chairul, mencari figur ketua umum organisasi olahraga bukan hal yang mudah, apalagi untuk cabang olahraga atletik yang sejak tahun 1976 hingga 2020 dipimpin Muhammad Bob Hasan (Alm), perjalanan organisasinya berjalan lancar.
"Bukan ingin membandingkan dengan induk organisasi lain, tetapi sejak menjadi Ketua Umum PB PASI tahun 1976 hingga Bob Hasan wafat 31 Maret 2020, perjalanan dan kebutuhan organisasi lancar, tidak pernah menjadi masalah," kata Chairul.
Menurut pria yang juga menjabat Sekretaris Umum (Sekum) KONI Sumut itu, Luhut kini sudah menyatakan kesediaannya memimpin PB PASI.
Hal itu dituangkannya secara langsung lewat surat tertanggal 19 Januari 2021, bahwa dia bersedia dicalonkan dan dipilih menjadi Ketua Umum PB PASI pada Munas yang direncanakan digelar di Jakarta, Senin (25/1/2021) mendatang.
Kesediaan Luhut ini, kata Chairul, harus diapresiasi dan tidak disia-siakan insan atletik Tanah Air. Hal ini mengingat Luhut sepertinya sangat memenuhi kriteria yang dibutuhkan untuk memimpin PB PASI.
Insan atletik mesti bersyukur Luhut bersedia memimpn PB PASI, karena menurut dia, Luhut adalah tokoh berkelas.
LBP juga diyakini mampu berkomunikasi dengan memiliki hubungan baik dengan pemerintah maupun pihak swasta.
"Ia juga berpengalaman dua periode memimpin PB Federasi Olahraga Karate do Indonesia (FORKI). Karena itu, kemampuan dan kapasitas Luhut sepertinya tidak perlu diragukan," tutur Chairul Azmi.
Baca Juga: PSMS: Kongres PSSI Sebaiknya Tatap Muka, Bukan Virtual
Chairul pun optimis, di bawah kepemimpinan LBP, program pembinaan atletik Indonesia nantinya akan berjalan lebih baik dan pembinaan di daerah akan lebih bergairah.
[Antara]
Berita Terkait
-
IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!
-
Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?
-
Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi
-
Temui MSCI 2 Jam, Luhut Paparkan Strategi Benahi Pasar Saham dan Sistem AI BEI
-
Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Jadwal Malaysia Masters 2026: Indonesia Tersisa Jojo dan Ubed
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026