Sport / raket
Arief Apriadi
Pelatih Herry Iman Pierngadi (tengah) bersama pasangan ganda putra Indonesia peraih gelar BWF World Tour Finals 2019, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. [Dok. PBSI]

Suara.com - Pelatih kepala sektor ganda putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi mengakui pola permainan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan belum kembali seperti sediakala pasca menjalani latihan intensif jelang Olimpiade Tokyo.

Dalam waktu kurang lebih satu bulan jelang Olimpaide Tokyo, pelatih berjuluk Naga Api menyebut fokusnya adalah mengembalikan pola permainan terbaik The Daddies --julukan Hendra/Ahsan.

Hendra/Ahsan dan pasangan ganda putra Indonesia sebelumnya mendapat program khusus dari Herry IP jelang Olimpiade Tokyo, salah satunya penguatan otot tangan.

"Pola permainan [Hendra/Ahsan] belum kembali ke normal lagi. Program 2,5 minggu penguatan power otot tangan membuat pola mainnya terbawa," kata Herry Iman Pierngadi saat dihubungi wartawan.

Baca Juga: KOI Yakin Jepang Bisa Gelar Olimpiade dengan Aman

"Dalam sisa waktu ini, akan diarahkan untuk [kembali] ke pola main mereka sebenarnya. Contoh, bola depan Hendra, nanti banyak lagi [persiapan] khusus," tambahnya.

Hendra/Ahsan menjadi satu dari dua wakil ganda putra Indonesia yang berhasil lolos ke Olimpiade Tokyo. Satu lainnya adalah peringkat satu dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Kontingen bulutangkis Indonesia akan bertolak ke Kumamoto, Jepang pada 8 Juli mendatang untuk melakukan persiapan terakhir sebelum tampil di Olimpiade Tokyo.

Olimpiade Tokyo yang sempat tertunda setahun akibat pandemi Covid-19, direncanakan berlangsung pada 23 Juli hingga 8 Agustus mendatang.

Baca Juga: Top 5 Sport: Pisah dengan Bima Perkasa, David Singleton Gabung Prawira Bandung

Komentar